DIGITAL LIBRARY



JUDUL:PERAN GURU PENDAMPING KHUSUS DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI SD ALAM MUHAMMADIYAH MARTAPURA
PENGARANG:NURUL HIDAYAH
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-08-26


      Anak berkebutuhan khusus (ABK) sering mengalami kesulitan dalam memahami materi pelajaran dan beradaptasi dengan metode pembelajaran umum di kelas reguler, sehingga memerlukan dukungan khusus dalam proses belajarnya. Salah satu faktor penting yang memengaruhi keberhasilan pembelajaran ABK adalah motivasi belajar, yang dapat ditingkatkan melalui pendekatan yang sesuai dengan karakter dan kebutuhan anak. Guru Pendamping Khusus (GPK) memiliki peran penting dalam mendampingi ABK, bukan sebagai pemberi materi utama, tetapi sebagai pendukung dalam membangun motivasi belajar melalui strategi yang adaptif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran GPK dalam meningkatkan motivasi belajar ABK di SD Alam Muhammadiyah Martapura sebagai sekolah inklusif. 

 

      Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, wawancara mendalam dengan guru pendamping khusus, guru kelas, dan kepala sekolah, serta dokumentasi kegiatan pembelajaran. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Fokus penelitian diarahkan pada aktivitas pendampingan GPK terhadap satu siswa ABK dengan hambatan autisme di kelas 2 SD Alam Muhammadiyah Martapura. Untukmenjaga keabsahan data peneliti menggunakan teknik triangulasi.

 

      Hasil penelitian menunjukkan bahwa GPK sudah menjalankan perannya secara aktif dan adaptif. GPK tidak berperan sebagai pemberi materi pelajaran utama, melainkan berkolaborasi dengan guru regular sebagai pendamping yang menyesuaikan penyampaian materi dengan minat dan kondisi anak, sepertimelalui kegiatan bernyanyi atau bermain, memberikan waktu istirahat saat anak tidak mood, serta menjalin hubungan emosional yang aman dan suportif. GPK juga memberikan penguatan positif secara selektif, seperti memberi pujian verbal, makanan ringan, dan waktu bermain. Selain itu, GPK menjalin komunikasi rutin dengan orang tua untuk menyelaraskan pembiasaan anak, seperti pelaksanaan ibadah sholat dan perilaku di rumah agar konsisten dengan yang diajarkan di sekolah.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI