DIGITAL LIBRARY



JUDUL:MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS MENGGUNAKAN KOMBINASI MODEL PBL, NHT, STAD PADA MUATAN PENDIDIKAN PANCASILA DI KELAS V SDN SIMPANG EMPAT KABUPATEN BANJAR
PENGARANG:NORMAN EFFENDY
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-08-27


EFFENDY, NORMAN (2025). Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Menggunakan Kombinasi Model Problem Based Learning (PBL), Numbered Head Together (NHT), dan Student Teams Achievement Division (STAD) Pada Pendidikan Pancasila Kelas V Di SDN Simpang Empat Kab. Banjar. Skripsi Program S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Kependidikan Dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin. Pembimbing: Dr. Novitawati, S.Psi., M.Pd.

Kata Kunci: Bepikir Kritis, Problem Based Learning (PBL), Numbered Head Together (NHT), dan Student Teams Achievement Division (STAD).

Permasalahan pada penelitian ini adalah rendahnya keterampilan berpikir kritis siswa. Hal ini terjadi karena dalam proses pembelajaran siswa kurang memahami materi, belum mampu mengembangkan pemecahan masalah dan kurang menanggapi permasalahan yang diberikan oleh guru, sehingga mengakibatkan kurangnya keterampilan berpikir kritis siswa. Upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut dengan menerapkan kombinasi model pembelajaran , Problem Based Learning (PBL), Numbered Head Together (NHT), dan Student Teams Achievement Division (STAD).

Penelitian ini menggunakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yang dilaksanakan dengan 4 kali pertemuan. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas V SDN Simpang Empat Kab. Banjar tahun pelajaran 2024/2025 yang berjumlah 20 orang. Jenis data dalam penelitian ini adalah data kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif diperoleh melalui observasi aktivitas pendidik, aktivitas peserta didik, dan keterampilan berpikir kritis kemudian data kuantitatif untuk hasil belajar peserta didik diperoleh melalui tes tertulis secara individu. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik deskriptif analisis dan dijabarkan dengan tabel, grafik dan interpretasi dengan persentase.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aktivitas pendidik mengalami peningkatan dari 63% menjadi 97% dengan kriteria “Sangat Baik”. Aktivitas peserta didik meningkat dari 40% menjadi 85% secara klasikal dengan kriteria “Hampir Seluruh Peserta Didik Aktif”. Keterampilan berpikir kritis meningkat dari 45% menjadi 85% secara klasikal dengan kriteria “Hampir Seluruh Peserta Didik Terampil”. Peningkatan beberapa aspek tersebut berdampak terhadap hasil belajar yang meningkat dari 50% menjadi 90%.

Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL), Numbered Head Together (NHT), dan Student Teams Achievement Division (STAD) dapat meningkatkan aktivitas peserta didik, keterampilan berpikir kritis, dan hasil belajar. Disarankan penggunaan model tersebut sebagai salah satu model alternatif dalam meningkatkan aktivitas peserta didik dan keterampilan berpikir kritis yang berdampak pada peningkatan hasil belajar peserta didik.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI