DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | TINGKAT DAN BENTUK PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENANGGULANGAN BENCANA KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN DI KECAMATAN CINTAPURI DARUSSALAM | |
| PENGARANG | : | RINA HELMINA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-08-28 |
Rina Helmina, 2025, NIM: 2010416220032, Tingkat dan Bentuk Partisipasi Masyarakat dalam Penanggulangan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan di Kecamatan Cintapuri Darussalam, Pembimbing: Ibu Rosalina Kumalawati. Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) merupakan bencana ekologis yang berdampak luas terhadap lingkungan, kesehatan masyarakat, dan perekonomian. Dalam upaya penanggulangan bencana ini, partisipasi masyarakat menjadi elemen krusial yang menentukan efektivitas tindakan mitigasi dan respons. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji tingkat dan bentuk partisipasi masyarakat dalam penanggulangan bencana kebakaran hutan dan lahan di Kecamatan Cintapuri Darussalam. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode campuran (mixed-method), yaitu menggabungkan metode kuantitatif dan kualitatif. Populasi penelitian mencakup masyarakat dari 11 kelurahan di Kecamatan Cintapuri Darussalam. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan jumlah 100 responden dan 10 informan. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat dalam penanggulangan karhutla di Kecamatan Cintapuri Darussalam bervariasi. Partisipasi vertikal relatif rendah berdasarkan metode kualitatif maupun kuantitatif, disebabkan oleh terbatasnya komunikasi dan kurangnya kegiatan penyuluhan atau pelatihan antara pihak berwenang dan masyarakat. Sebaliknya, partisipasi horizontal tergolong tinggi dalam kedua pendekatan, karena masyarakat menunjukkan respons aktif terhadap perintah dari pihak berwenang, khususnya dalam kegiatan kolektif seperti gotong royong. Bentuk partisipasi yang paling dominan, berdasarkan indikator kualitatif dan kuantitatif seperti buah pikir, tenaga, harta benda, keterampilan, dan sosial adalah partisipasi dalam bentuk tenaga. Hal ini disebabkan tenaga merupakan bentuk kontribusi yang paling mudah diakses oleh masyarakat, terutama di daerah penelitian yang letaknya jauh dari pusat kota. Tidak semua orang memiliki kekayaan, keahlian khusus, atau posisi sosial untuk memengaruhi kebijakan, namun hampir setiap orang dapat menyumbangkan tenaga. Kata Kunci: Tingkat, Bentuk, Masyarakat, Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI