DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | 'Implementasi Kebijakan Pemerintah dalam Penanggulangan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan di Provinsi Kalimantan Selatan | |
| PENGARANG | : | M. NAUFAL HIBBATULLAH | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-08-28 |
M. Naufal Hibbatullah, 2320421310016, 2025. 'Implementasi Kebijakan Pemerintah dalam Penanggulangan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan di Provinsi Kalimantan Selatan'. Dibawah bimbingan Prof. Dr. H. Budi Suryadi, S.Sos., M.Si.
Studi ini bertujuan menganalisis penerapan kebijakan pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan untuk penanggulangan bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Fokus utama tesis ini yaitu mengidentifikasi Faktor yang berpengaruh terhadap keberhasilan dan hambatan terkait implementasi kebijakan Karhutla di Provinsi Kalimantan Selatan berdasarkan teori Van Meter dan Van Horn terkait implementasi kebijakan, khususnya di Kota Banjarbaru. Metode penelitian memakai pendekatan kualitatif yang bertipe deskriptif. Studi dilakukan di Kota Banjarbaru. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan tipe penelitian deskriptif. Penelitian dilaksanakan di Kota Banjarbaru, sebagai wilayah dengan tingkat kerawanan Karhutla yang tinggi dan peran strategis dalam penanggulangan bencana.
Hasil studi memaparkan bahwasanya penerapan kebijakan sudah dijalankan secara baik. Hambatan utama mencakup terbatasnya tenaga manusia dan logistik, kurangnya koordinasi antar instansi dan dinamika politik yang memengaruhi kecepatan penetapan status siaga darurat. Meskipun demikian, pemerintah telah membentuk Pos Komando Siaga Darurat dan meningkatkan peran Tim Reaksi Cepat (TRC) dengan tim gabungan sebagai langkah mitigasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan implementasi kebijakan Karhutla sangat bergantung pada koordinasi antar instansi, partisipasi masyarakat, dan optimalisasi sumber daya.
Rekomendasi dalam penelitian ini mencakup optimalisasi sumber daya dan anggaran yang adaptif, penguatan koordinasi lintas lembaga dengan dukungan teknologi informasi, serta peningkatan sosialisasi kebencanaan berbasis kearifan lokal. Selain itu, disarankan pemberian insentif dan perlindungan bagi pelaksana lapangan, penguatan kepemimpinan politik daerah dalam situasi darurat, serta penerapan evaluasi kebijakan berbasis data real-time untuk meningkatkan ketepatan intervensi.
Kata Kunci: Implementasi Kebijakan, Penanggulangan Bencana, Kebakaran Hutan dan Lahan, Kalimantan Selatan, Kebijakan Publik.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI