DIGITAL LIBRARY



JUDUL:MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN KARAKTER WASAKA PADA MUATAN IPAS MENGGUNAKAN MODEL PINTAR TERINTEGRASI STEAM PADA SISWA KELAS V SDN MURUNG RAYA 3
PENGARANG:SARWANI ABDAN
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-08-28


Abdan, Sarwani. (2025). Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Karakter WASAKA Pada Muatan IPAS Menggunakan Model PINTAR Terintegrasi STEAM Pada Siswa Kelas V SDN Murung Raya 3. Skripsi Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin. Dosen Pembimbing Dr. Muhsinah Annisa, S.Si., M.Pd. Kata kunci: Berpikir kritis, Karakter WASAKA, Model PINTAR, STEAM Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya kemampuan berpikir kritis dan karakter WASAKA pada siswa kelas V SDN Murung Raya 3. Permasalahan tersebut berdampak terhadap rendahnya kemampuan berpikir kritis dan karakter WASAKA. Hal ini disebabkan karena pembelajaran masih bersifat satu arah, pembelajaran belum mendorong kemampuan berpikir kritis, penerapan karakter WASAKA pada saat proses pembelajaran belum optimal, dan kurangnya implementasi teknologi dalam pembelajaran. Upaya menyelesaikan permasalahan tersebut adalah melaksanakan pembelajaran dengan menggunakan model PINTAR Terintegrasi STEAM yang merupakan kombinasi dari model pembelajaran (Problem Based Learning, Number Head Together, dan Talking Stick). Pendekatan ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam empat kali pertemuan. Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas V SDN Murung Raya 3 tahun pelajaran 2024/2025 yang berjumlah 20 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan melalui lembar observasi aktivitas guru dan siswa, lembar observasi berpikir kritis, karakter WASAKA, dan hasil belajar siswa Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru mengalami peningkatan dari skor 46 menjadi 55 dengan kritetia “Sangat Baik”. Aktivitas siswa meningkat dari 45% menjadi 90% dengan kriteria “Sangat Aktif”. Kemampuan berpikir kritis meningkat dari 35% menjadi 90% dengan kriteria “Sangat Kritis”. Peningkatan beberapa aspek tersebut berdampak terhadap hasil belajar siswa kognitif yang meningkat dari 35% menjadi 90%. Hasil belajar afektif atau karakter WASAKA dari 40% menjadi 90%. Hasil belajar psikomotorik dari 40% menjadi 85%. Berdasarkan hasil penelitian, model PINTAR Terintegrasi STEAM dapat diterapkan dengan baik dan efektif meningkatkan kemampuan berpikir kritis serta karakter WASAKA siswa. Model ini disarankan sebagai salah satu alternatif pembelajaran untuk meningkatkan berpikir kritis dan karakter WASAKA siswa.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI