DIGITAL LIBRARY



JUDUL:MENGEMBANGKAN ASPEK MOTORIK KASAR ANAK MENGGUNAKAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING MELALUI PERMAINAN TRADISIONAL BALOGO PADA KELOMPOK B TK PUTRA II BANJARMASIN
PENGARANG:JAMIATUN ADAWIAH
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-09-03


ABSTRAK

Jamiatun Adawiah 2025“Mengembangkan Aspek Motorik Kasar Anak Menggunakan Model Problem Based Learning Melalui Permainan TradisionalBalogoKelompokBTKPutraIIBanjarmasin”skripsiProgram StudiPendidikanGuruPendidikanAnakUsiaDini.FakultasKeguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Lambung mangkurat Banjarmasin. Pembimbing Mohammad Dani Wahyudi, S. Pd. I, M.Pd.

KataKunci:MotorikKasar,KegiatanPermainanTradisonalBalogo, Problem Based Learning

Penelitianini dilatarbelakangi rendahnyakemampuan motorikkasardalam melakukan gerak terkoordinasi seperti perpaduan gerak kepala, tangan, dan kaki yang masih rendah. Proses pembelajaran di kelas kurang menarik karena guru hanya menerapkan calistung dan pembelajaran yang masih berpusat pada guru. Untuk mengatasi hal tersebut peneliti menggunakanmodel Problem Based Learning Melalui permainan tradisional balogo. Tujuan dari penelitian ini adalah meningkatkanAktivitas Guru, meningkatkanAktivitasAnakdan mengembangkan hasil perkembangan kemampuan motorik kasar anak.

Pendekatan dalam penelitian ini yang menggunakan pendekatan kualitatif. Sedangkan penelitiannya menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 2 Siklus dengan 2 kali pertemuan di setiap siklusnya. Setting lokasi penelitian dilaksanakan padakelompok BTK PutraIIBanjarmasin ada 15 anak 8 laki-laki dan 7 perempuan.Alat pengumpulan data yang digunakan adalah lembar observasi aktivitas guru, aktivitas anak, dan hasil perkembangan motorik kasar anak

Hasil penelitian pada Siklus I diketahui aktivitas guru memperoleh skor 12 dengan kategori Cukup Baik, Lanjut Siklus IIAktivitas guru memperoleh skor 14 dengankategoriSangatBaik.AktivitasanakpadaSiklusImendapatkanpersentase 20% dengan kriteria Kurang Aktif dan mengalami peningkatan pada Siklus II mendapatkapersentasesebesar93%dengankriteriaSangatAktif.Sedangkanhasil motorik kasar anak mendapatkan persentase 7% dengan kriteria Belum Berkembang dan mengalami peningkatan pada Siklus II dengan persentase 93% dengan kriteria Berkembang Sangat Baik

Berdasarkan hasil Penelitian pada Kelompok B TK Putra IIBanjarmasin dapat disimpulkan bahwa penerapan model problem based learning melalui permainan tradisional balogo dapat mengambangkan Aktivitas Guru, Aktivitas Anak,danHasilKemampuanMotorikKasarAnak. Disarankanbagikepalasekolah, GurudanpenelitiselanjutnyauntukmenggunakanmodelProblemBasedLearning melalui permainan tradisional balogo sebagai alternatif pembelajaran

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI