DIGITAL LIBRARY



JUDUL:KOLABORASI PENGELOLAAN WISATA RELIGI MAKAM GURU ZUHDI: STUDI TERHADAP PERMASALAHAN KEBERSIHAN AKSESIBILITAS DAN PEMBERDAYAAN
PENGARANG:SISKA YULI SULISTIYANI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-09-03


Siska Yuli Sulistiyani (2110411320030), 2025, Kolaborasi Pengelolaan Wisata

Religi Makam Guru Zuhdi: Studi Terhadap Permasalahan Kebersihan

Aksesibilitas dan Pemberdayaan. Di bawah bimbingan Trisylvana Azwari.

Makam Guru Zuhdi merupakan salah satu destinasi wisata religi yang

berkembang pesat di Banjarmasin. Lonjakan pengunjung, terutama saat haul,

menimbulkan tantangan dalam hal kebersihan, kemacetan lalu lintas, dan penataan

lingkungan sekitar makam. Pengelolaan yang masih didominasi yayasan dan

relawan tanpa dukungan terintegrasi dari pemerintah membuat persoalan ini

semakin kompleks. Karena itu, kolaborasi antara yayasan, masyarakat, dan

pemerintah perlu diperkuat demi pengelolaan yang berkelanjutan. Tujuan penelitian

ini untuk mengetahui kolaborasi pengelolaan wisata religi Makam Guru Zuhdi dan

untuk mengetahui kendala atau tantangan yang dihadapi dalam pengelolaan wisata

religi Makam Guru Zuhdi.

Metode penelitan ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe

penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan

dokumentasi. Informan penelitian ini adalah Kepala dan Sekretaris Operasional

Harian Yayasan Majta, relawan, masyarakat dan peziarah makam. Pengolahan data

dilakukan dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan

kesimpulan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi dalam pengelolaan wisata

religi di Makam Guru Zuhdi berjalan cukup baik, terutama antara Yayasan Majta

dan relawan. Mereka menunjukkan komunikasi yang efektif, pembagian tugas yang

jelas, dan kesadaran bersama dalam memberikan layanan bagi peziarah, seperti

pengaturan arus kunjungan, kebersihan area makam, serta penyediaan fasilitas

ibadah. Meski membawa dampak positif, keterlibatan pemerintah daerah masih

terbatas pada acara-acara tertentu seperti haul, belum pada pengelolaan rutin.

Kendala utama meliputi akses jalan yang sempit, keterbatasan lahan parkir, dan

minimnya peran aktif pemerintah dalam kolaborasi jangka panjang.

Saran penelitian ini adalah pemerintah perlu terlibat aktif dalam pengelolaan

harian, termasuk perbaikan akses, penyediaan parkir, dan forum koordinasi rutin.

Yayasan Majta disarankan memperkuat manajemen relawan lewat SOP, pelatihan,

dan kemitraan lintas sektor untuk pengelolaan yang lebih berkelanjutan.

Kata Kunci: Kolaborasi, Makam Guru Zuhdi, Pengelolaan

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI