DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK MENEMPEL GAMBAR DENGAN TEPAT KOMBINASI MODEL PROJECT BASED LEARNING METODE DEMONSTRASI DALAM KEGIATAN KOLASE DENGAN MEDIA LOOSE PARTS DI KELOMPOK B TK IDHATA II BANJARMASIN | |
| PENGARANG | : | SITI ANDARI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-09-03 |
Andari Siti. 2025. Mengembangkan Kemampuan Motorik Halus Anak Menempel Gambar Dengan Tepat Kombinasi Project Based Learning Metode Demontrasi Dalam Kegiatan Kolase Dengan Media Loose Parts Pada Kelompok B TK Idhata II Banjarmasin. Skripsi Program S1 Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin. Pembimbing Dr. Sulistiyana, S.Pd, M.Pd.
Kata Kunci: Motorik Halus, Model Project Based Learning, Demonstrasi, Loose Parts, Kolase.
Permasalahan dari penelitian ini adalah rendahnya kemampuan motorik halus anak pada kelompok B TK Idhata II Banjarmasin dalam mengembangkan kemampuan motorik halus anak menempel gambar dengan tepat kombinasi project based learning metode demontrasi dalam kegiatan kolase dengan media loose parts. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas guru, aktivitas anak dan hasil perkembangan motorik halus anak.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas, yang dilaksanakan selama 4 pertemuan dengan jumlah anak 12 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar dan rubrik observasi aktivitas guru, aktivitas anak, dan hasil perkembangan motorik halus anak. Penelitian ini menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif dari hasil analisis lembar observasi aktivitas guru, aktivitas anak, dan perkembangan motorik halus.
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan selama 4 pertemuan dapat disimpulkan bahwa pada pertemuan 1-4 pada aktivitas guru mengalami peningkatan dan mencapai skor 97% dengan kriteria “Sangat Baik”, aktivitas anak mencapai skor 88% dengan kriteria “Sangat Aktif”, dan hasil perkembangan motorik halus mencapai skor 89% dengan kriteria “Berhasil Berkembang”. Peningkatan tersebut dikarenakan guru selalu melakukan refleksi terhadap aktivitas guru setelah pembelajaran, sehingga aktivitas guru, aktivitas anak dan capaian hasil perkembangan berkembang dengan baik.
Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa dalam mengembangkan kemampuan motorik halus anak menempel gambar dengan tepat kombinasi project based learning metode demontrasi dalam kegiatan kolase dengan media loose parts. dapat meningkatkan aktivitas guru, aktivitas anak dan hasil capaian perkembangan motorik halus dengan baik. Disarankan bagi kepala sekolah, guru dan peneliti selanjutnya dapat menjadikan bahan masukan informasi untuk memperbaiki pembelajaran pada anak
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI