DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | ANALISIS FAKTOR PRODUKSI DAN STRATEGI PEMASARAN OLAHAN MAKANAN JARING ACIL BALUH DI DESA PINGARAN KECAMATAN ASTAMBUL | |
| PENGARANG | : | INAYATUL KHADIJAH | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-09-04 |
Inayatul Khadijah, 2025. Analisis Faktor Produksi dan Strategi Pemasaran Olahan Makanan Jaring Acil Baluh di Desa Pingaran Kecamatan Astambul. Pembimbing I: Prof. Dr. Drs. Bambang Subiyakto, M. Hum. dan Pembimbing II: M. Ridha Ilhami, S. Pd., M, Pd.
Jaring (Archidendron pauciflorum) atau Jengkol di Desa Pingaran tidak hanya merujuk pada buah, tetapi juga menjadi nama dari makanan. Penelitian ini difokuskan pada usaha Jaring Acil Baluh yang mengolah Jaring menggunakan resep turun-temurun dengan tambahan saus Tahilala. Usaha ini menghadapi tantangan dalam hal keterbatasan bahan baku dan strategi pemasaran yang masih sederhana. Alasan dilakukannya penelitian ini adalah karena belum banyak kajian yang secara spesifik mengintegrasikan analisis faktor produksi dan strategi pemasaran khususnya olahan Jaring. Padahal, usaha ini memiliki peran penting dalam mendukung ekonomi lokal dan pelestarian budaya masyarakat. Melalui penelitian ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi ilmiah dalam memahami dinamika usaha kecil berbasis kearifan lokal serta menawarkan rekomendasi yang relevan untuk pengembangan usaha yang berkelanjutan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan faktor produksi dan strategi pemasaran olahan makanan Jaring Acil Baluh di Desa Pingaran, Kecamatan Astambul.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk menggambarkan dan memaparkan keadaan objek yang diteliti dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan cara mereduksi data, menyajikan data, dan membuat kesimpulan. Untuk memastikan keabsahan data, penelitian ini menerapkan triangulasi.
Hasil dari penelitian ini adalah terkait dengan faktor produksi olahan Jaring (1) Tenaga kerja yang didominasi oleh keluarga (2) Modal bersumber dari dana pribadi pemilik usaha dan tidak ada pembukuan terkait modal yang dikeluarkan (3) Bahan baku yaitu Jaring atau Jengkol yang dipasok dari luar daerah, serta (4) Kewirausahaan ditunjukkan oleh kemampuan pemilik usaha dalam mempertahankan cita rasa resep dari usaha turun-temurun. Adapun strategi pemasaran olahan Jaring Desa Pingaran Kecamatan Astambul (1) Produk memiliki ciri khas dari rasa dan tekstur yang unik karena dilengkapi dengan saus Tahilala, dan produk dikemas dengan sederhana yang dibungkus plastik biasa, (2) Harga ditentukan berdasarkan ukuran dan kualitas Jaring yang terdiri dari ukuran kecil harga Rp. 10.000, sedang Rp. 15.000, hingga besar Rp. 30.000, (3) Tempat atau distribusi dilakukan di rumah produksi utama dan warung kecil atau stand di lokasi strategis di sepanjang jalan utama A.Yani, (4) Promosi dilakukan secara langsung antara penjual dan konsumen. Penelitian ini mengisi gap kajian sebelumnya yang belum menyoroti secara spesifik faktor produksi dan strategi pemasaran. Penelitian selanjutnya disarankan mengeksplorasi peran pemasaran digital dan analisis gender dalam wirausaha kuliner tradisional.
Kata Kunci : Faktor Produksi, Strategi Pemasaran, Jaring.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI