DIGITAL LIBRARY



JUDUL:MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS MUATAN BAHASA INDONESIA MENGGUNAKAN MODEL PROKES PADA SISWA KELAS V SDN TELUK DALAM 1 BANJARMASIN
PENGARANG:MUNAZAR
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-09-04


Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya keterampilan berpikir kritis, pada peserta didik. Hal ini disebabkan dalam proses pembelajaran yang dilakukan sehari-hari dinilai kurang efektif dalam mengembangkan pemecahan masalah, dan potensi yang ada di dalam diri peserta didik yang mengakibatkan kurangnya keterampilan berpikir kritis peserta didik. Upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut dengan menerapkan kombinasi model pembelajaran Problem Based Learning (PBL), Group Investigation (GI), dan Snowball Throwing.

Penelitian ini menggunakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yang dilaksanakan dengan 4 kali pertemuan. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas V SDN Teluk Dalam 1 Banjarmasin tahun pelajaran 2024/2025 yang berjumlah 21 orang. Jenis data dalam penelitian ini adalah data kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif diperoleh melalui observasi aktivitas pendidik, aktivitas peserta didik, dan keterampilan berpikir kritis kemudian data kuantitatif untuk hasil belajar peserta didik diperoleh melalui tes tertulis secara individu. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik deskriptif analisis dan dijabarkan dengan tabel, grafik dan interpretasi dengan persentase.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aktivitas pendidik mengalami peningkatan dari skor 22 menjadi 30 dengan kriteria “Sangat Baik”. Aktivitas peserta didik meningkat dari 38% menjadi 86% secara klasikal dengan kriteria “Sangat Aktif”. Keterampilan berpikir kritis meningkat dari 43% menjadi 86% secara klasikal dengan kriteria “Sangat Terampil”. Peningkatan beberapa aspek tersebut berdampak terhadap hasil belajar yang meningkat dari 43% menjadi 86%.

Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran PROKES meningkatkan aktivitas peserta didik, keterampilan berpikir kritis, dan hasil belajar. Disarankan penggunaan model tersebut sebagai salah satu model alternatif dalam meningkatkan aktivitas peserta didik dan keterampilan berpikir kritis yang berdampak pada peningkatan hasil belajar peserta didik.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI