DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kreatif dan Tanggung Jawab dalam Muatan Bahasa Indonesia Kelas V Menggunakan Model PROTON pada Siswa SDN Sungai Andai 3 Banjarmasin | |
| PENGARANG | : | AHMAD A'DENAN FAUZI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-09-07 |
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya aktivitas, keterampilan berpikir kreatif, tanggung jawab, serta hasil belajar peserta didik dalam muatan Bahasa Indonesia. Permasalahan tersebut disebabkan oleh kurangnya partisipasi peserta didik dalam pembelajaran, tugas yang diberikan belum berbasis HOTS, tidak menghargai waktu dan tugas yang diberikan kepada peserta didik, serta pembelajaran yang kurang menarik. Untuk mengatasi hal tersebut, diterapkan model PROTON, yang merupakan kombinasi dari model Problem Based Learning, Numbered Heads Together, dan Talking Stick. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas guru serta menganalisis peningkatan aktivitas, keterampilan berpikir kreatif, tanggung jawab, dan hasil belajar peserta didik setelah diterapkan model PROTON.
Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam empat pertemuan di kelas V C SDN Sungai Andai 3, Kota Banjarmasin, semester genap tahun ajaran 2024/2025. Data dikumpulkan melalui observasi aktivitas guru, aktivitas peserta didik, keterampilan berpikir kreatif dan tanggung jawab, serta tes evaluasi untuk hasil belajar. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif menggunakan persentase, tabel, dan grafik.
Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pada setiap aspek. Aktivitas guru mengalami peningkatan dari skor 20 menjadi 28 dengan kategori ‘Sangat Aktif.’ Aktivitas peserta didik meningkat dari 20% menjadi 91% dengan kategori ‘Sangat Aktif.’ Keterampilan berpikir kreatif meningkat dari 29% menjadi 91% dengan kategori ‘Sangat Terampil,’ dan tanggung jawab meningkat dari 40% menjadi 100% dengan kategori ‘Sangat Terampil.’ Hasil belajar peserta didik juga juga meningkat, dari ketuntasan 69% menjadi 97% pada pertemuan terakhir.
Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penerapan model PROTON efektif dalam meningkatkan aktivitas, keterampilan berpikir kreatif, tanggung jawab, dan hasil belajar peserta didik pada muatan Bahasa Indonesia. Model ini direkomendasikan sebagai alternatif dalam pemilihan model pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI