DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | AKTIVITAS EKONOMI UMKM ROSE SASIRANGAN BANJARMASIN | |
| PENGARANG | : | PUTRI IMANIYATI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-09-08 |
Putri Imaniyati, 2025. Aktivitas Ekonomi UMKM Rose Sasirangan Banjarmasin. Pembimbing I: Dr. Syaharuddin, MA dan Pembimbing II: Raihanah Sari, M. Pd
Kain Sasirangan merupakan warisan budaya Kalimantan Selatan yang menghadapi tantangan modernisasi dan persaingan industri tekstil untuk mempertahankan eksistensinya. Pengrajin perlu berinovasi dan berkreasi dalam menghasilkan produk-produk baru yang menarik. Salah satunya kreativitas dan inovatif terlihat di UMKM Rose Sasirangan Banjarmasin seperti tas, sandal, dan aksesoris dengan tetap mempertahankan ciri khas Sasirangan. Adapun tujuan penelitian ini adalah 1) bagaimana produksi UMKM Rose Sasirangan, 2)bagaimana kegiatan distribusi yang digunakan oleh UMKM Rose Sasirangan, dan 3) siapa saja konsumen UMKM Rose Sasirangan.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan teknik observasi terhadap kegiatan produksi, distribusi, dan konsumsi di UMKM Rose Sasirangan. Penelitian ini juga didukung dengan wawancara kepada informan yang terdiri dari pemilik UMKM Rose Sasirangan, Pengrajin, pengecer, dan pembeli. Selain itu, data diperkuat dengan dokumentasi gambar terkait aktivitas ekonomi UMKM Rose Sasirangan Banjarmasin.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) Produksi kain Sasirangan di Rose Sasirangan secara kolaboratif antara pemilik usaha dan para pengrajin di sekitar Kampung Sasirangan. Kegiatan produksi dan penjualan dilakukan di tempat yang berbeda, karena proses produksi memerlukan ruang yang luas dan menimbulkan limbah atau bau dari bahan pewarnaan. Selain menjual kain Sasirangan meteran, Rose Sasirangan menjual produk olahan Sasirangan seperti tas, dompet, pouch, sandal, kotak tisu, kopiah, dan laung. Barang tersebut diperoleh melalui sistem titip jual dan barter dengan pengrajin di Zafri Zam-Zam dan Sungai Andai. 2) Kegiatan distribusi Rose Sasirangan dilakukan secara langsung melalui toko, WhatsApp yang informasinya dibagikan melalui kartu nama, dan ekspedisi (J&T, Tiki, Pos, JNE), serta tidak langsung melalui perantara. Mereka juga menjalin hubungan baik dengan relasi-relasi seperti pelanggan, pemasok, pengrajin, jasa pengiriman, dan sesama pelaku UMKM di Kampung Sasirangan. 3) Konsumsi Sasirangan menjadi simbol budaya masyarakat Banjarmasin dan digunakan sebagai busana, seragam, aksesori, hingga dekorasi rumah. Produk ini diminati oleh konsumen dari berbagai kalangan.
Simpulan penelitiaan ini adalah UMKM Rose Sasirangan melaksanakan aktivitas ekonomi yang meliputi kegiatan produksi, distribusi, dan konsumsi. Pada prosesnya mereka menjalin kolaborasi erat dengan pengrajin lokal untuk menjaga kualitas produk, dan memperluas pasarnya.
Kata Kunci : Aktivitas Ekonomi, Produksi, Distribusi, Konsumsi.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI