DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | PENGGUNAAN VIDEO ANIMASI UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BINA DIRI MENGGOSOK GIGI ANAK TUNAGRAHITA | |
| PENGARANG | : | ANNISA 'ADELIA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-09-09 |
ABSTRAK
Annisa’ Adelia.2025. Penggunaan Video Animasi Untuk Meningkatkan Keterampilan Bina Diri Menggosok Gigi Anak Tunagrhaita. Skripsi. Program Strata-1 Pendidikan Khusus. Jurusan Ilmu Pendidikan. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Lambung Mangkurat. Tahun Akademik 2024/2025. Pembimbing : (1) Dr. Utomo, M. Pd.(II) : Rona Wulandari, M. Pd.
Kata Kunci : video Animasi, keterampilanbina diri menggosok gigi, anak tunagrahita
Penelitian ini dilatarbelakangi adanya anak tunagrahita yang mengalami hambatan dalam mengembangkan keterampilan bina diri, khususnya dalam aktivitas menggosok gigi. Subjek dalam penelitian ini adalah seorang anak tunagrahita berinisial AD yang bersekolah di SLB-C Negeri Pembina Provinsi Kalimantan Selatan. Subjek masih menghadapi beberapa kendala dalam melakukan kegiatan menggosok gigi secara mandiri. Ketidakmampuan ini tidak hanya terjadi pada proses menggosok gigi, tetapi juga pada tahapan awal seperti mengambil pasta gigi dan meletakkannya di atas sikat gigi. Permasalahan ini berdampak pada kebiasaan subjek yang seringkali melewatkan aktivitas menggosok gigi, sehingga menyebabkan kondisi karies atau kerusakan pada gigi. Selain itu, subjek masih memerlukan bantuan dari orang lain untuk menyelesaikan aktivitas menggosok gigi, yang seharusnya dapat dilakukan secara mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan keterampilan bina diri menggosok gigi melalui penggunaan video animasi.
Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif jenis Single Subject Research (SSR) dengan desain A-B-A, sistem pencatatan data melalui tes. Intervensi dalam penelitian ini menggunakan media video animasi yang dirancang khusus untuk membantu anak mengetahui langkah-langkah menggosok gigi dengan benar. Setting penelitian ini dilakukan di SLB-C Negeri Pembina Provinsi Kalimantan Selatan dan di rumah subjek. Teknik analisis data menggunakan analisis visual grafik meliputi analisis dalam kondisi dan analisis antar kondisi.
Hasil penelitian menunjukan bahwa intervensi media video animasi efektif meningkatkan kemampuan menggosok gigi, berdasarkan nilai proporsi keberhasilan yakni pada tahap Baseline-1 (A1) mean level sebesar 44%, kemudian pada tahap Intervensi (B) mean level sebesar 57,5%, dan terakhir tahap Baseline-2 (A2) mean level sebesar 65% dengan perolehan hasil data stabil yaitu 100%. Berdasarkan hasil diatas bahwa penggunaan video animasi dapat meningkatkan kemampuan menggosok gigi anak tunagrahita.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI