DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | GREEN BANKING SOLUSI DALAM MEWUJUDKAN SUSTAINABLE FINANCE PADA BANK KALSEL | |
| PENGARANG | : | SRI MAHFUZAH | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-09-09 |
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi green banking di Bank Kalsel sebagai bagian dari penerapan sustainable finance sesuai POJK No. 51/POJK.03/2017. Kajian difokuskan pada strategi pelaksanaan, hambatan, serta langkah optimalisasi kebijakan keberlanjutan. Posisi penelitian ini penting karena menyoroti praktik keberlanjutan di Bank Kalsel, yang selama ini jarang dikaji dibandingkan dengan bank nasional atau swasta. Dengan demikian, penelitian ini menghadirkan kontribusi baru dalam memahami peran BPD dalam mendukung agenda pembangunan berkelanjutan di tingkat lokal.
Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan manajemen dan pegawai, penyebaran kuesioner internal, observasi kegiatan operasional, serta analisis dokumen, khususnya laporan keberlanjutan periode 2020–2024. Validitas temuan diperkuat melalui triangulasi data, sementara analisis dilakukan dengan menghubungkan data empiris dengan teori legitimasi untuk mengungkap strategi Bank Kalsel dalam membangun legitimasi sosial dan regulatif melalui praktik keberlanjutan.
Hasil penelitian menunjukkan Bank Kalsel telah menginisiasi langkah-langkah green banking seperti penyusunan Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB), pembiayaan sektor hijau, efisiensi operasional ramah lingkungan, dan laporan keberlanjutan tahunan. Namun, penerapan masih menghadapi kendala, antara lain belum optimalnya penilaian risiko ESG, ketiadaan pelabelan produk hijau secara eksplisit, serta pemahaman pegawai yang belum merata. Temuan mengindikasikan Bank Kalsel berada pada fase transisi dari legitimasi simbolik menuju legitimasi substantif, di mana keberlanjutan mulai dipandang sebagai strategi inti bisnis. Novelty penelitian ini terletak pada kontribusinya dalam memperluas perspektif green banking di level BPD dan mengukurnya dengan indicator turunan dari POJK 51 Tahun 2017, sekaligus menegaskan efisiensi operasional dan inisiatif keberlanjutan sebagai pintu masuk strategis menuju ekonomi hijau daerah yang berkelanjutan.
Kata kunci: Green Banking, Sustainable Finance, POJK Nomor 51/POJK.03/2017, ESG, Bank Kalsel, Teori Legitimasi
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI