DIGITAL LIBRARY



JUDUL:MENINGKATKAN AKTIVITAS, PEMAHAMAN KONSEP, DAN KEMAMPUAN ANALISIS SISWA MENGGUNAKAN MODEL PROTEAM PADA MUATAN MATEMATIKA KELAS IV SDN KELAYAN TIMUR 12 BANJARMASIN
PENGARANG:NOR ALIYA MAULIDA PUTRI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-09-16


Permasalahan pada penelitian ini adalah rendahnya aktivitas belajar siswa, pemahaman konsep, dan kemampuan analisis pada muatan Matematika yang disebabkan oleh pembelajaran yang monoton dan kurang bervariasi serta rendahnya keterlibatan siswa dalam pembelajaran, pembelajaran kurang memaparkan pemahaman konsep, pemberian soal yang kurang mengasah kemampuan analisis. Upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan ini adalah dengan menerapkan model pembelajaran PROTEAM dalam proses pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan aktivitas guru dan aktivitas siswa, serta menganalisis peningkatan pemahaman konsep, kemampuan analisis dan hasil belajar siswa.

Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan sebanyak 4 pertemuan. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV SDN Kelayan Timur 12 yang berjumlah 24 orang, terdiri atas 11 orang laki-laki dan 13 orang perempuan pada semester II tahun pelajaran 2024/2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Data kualitatif diperoleh hasil observasi aktivitas guru, aktivitas siswa, pemahaman konsep dan kemampuan analisis siswa, sementara data kuantitatif diperoleh berdasarkan hasil belajar siswa melalui tes tertulis secara berkelompok dan individu. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan teknik deskriptif kualitatif yang dijabarkan dengan tabel, grafik, dan interpretasi dengan persentase.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru pada pertemuan 1 hingga pertemuan 4 mengalami peningkatan dengan kriteria “sangat baik”. Aktivitas siswa pada pertemuan 1 hingga pertemuan 4 meningkat dari 54% (cukup aktif) menjadi 92% (sangat aktif). Pemahaman konsep siswa pada pertemuan 1 hingga pertemuan 4 meningkat dari 50% (cukup paham) menjadi 83% (sangat paham). Kemampuan analisis siswa pada pertemuan 1 hingga pertemuan 4 meningkat dari 50% (cukup terampil) menjadi 83% (sangat terampil). Hal ini berdampak positif pada peningkatan hasil belajar siswa dari pertemuan 1 hingga pertemuan 4 meningkat dari 50% menjadi 92%.

Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penggunaan model PROTEAM mampu meningkatkan aktivitas guru, aktivitas belajar siswa, pemahaman konsep dan kemampuan analisis serta hasil belajar siswa. Penelitian ini disarankan untuk kepala sekolah, guru, dan peneliti selanjutnyasebagai alternatif penggunaan model pembelajaran inovatif untuk meningkatkan kualitas pendidikan.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI