DIGITAL LIBRARY



JUDUL:IMPLEMENTASI PENGEMBANGAN KOMPETENSI GURU SEKOLAH MENENGAH ATAS (STUDI MULTI SITUS PADA SMAN 1 KUALA KAPUAS dan SMAN 1 BASARANG
PENGARANG:DEWI YULIANA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-09-18


ABSTRAK

Dewi Yuliana, 2024. Implementasi Pengembangan Kompetensi Guru Sekolah Menengah Atas (Studi Multi Situs Pada SMAN 1 Kuala Kapuas dan SMAN 1 Basarang). Tesis. Program Magister Administrasi Pendidikan Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin. Pembimbing I : Prof. Drs. Ahmad Suriansyah, M.Pd., Ph.D, Pembimbing II : Dr. Ngamudin, M.M

Kata Kunci : Pengembangan Kompetensi Guru, Sekolah Menengah Atas

Guru yang berkompeten mampu mendorong keberhasilan siswa di sekolah melalui proses pembelajaran yang dilakukan secara efektif dan efesien. SMA Negeri 1 Kuala Kapuas dan SMA Negeri 1 Basarang menunjukkan pola kegiatan pengembangan yang dipersiapkan pada peningkatan kompetensi guru. Kepala sekolah memberi kesempatan mengikuti kegiatan peningkatan kompetensi guru dengan tujuan dapat meningkatan kompetensi profesionalitas, kemajuan kualitas diri, dan kegiatan pelatihan guru yang disesuaikan dengan kebutuhan guru. Tujuan penelitian menganalisis kesiapan, pengembangan dan sarana prasarana untuk mengembangkan kompetensi.

Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, jenis penelitian fenomenologi. Sumber data menggunakan wawancara dengan informan dan pengambilan data dengan teknik snowball sampling. Teknik pengumpulan data ialah wawancara, dokumentasi dan observasi. Kemudian dilakukan analisis data dengan satu situasi sosial menurut Miles & Huberman analisis data lintas situs model alir. Teknik keabsahan datanya menggunakan derajat kepercayaan (credibility), keteralihan (transferability), kebergantungan (dependability), kepastian (confirmability).

Hasil penelitian pertama mengenai kesiapan pengembangan kompetensi guru kedua situs penelitian menunjukkan adanya peran kepala sekolah dalam menentukan kebijakan pengembangan kompetensi guru. Proses perencanaan pengembangan kompetensi guru kedua situs penelitian dirancang secara analitis dan sistematis sesuai kebutuhan guru dan sekolah. Pelaksanaan pengembangan kompetensi guru pada kedua situs menunjukkan ada penekanan pemanfaatan teknologi dan informasi dalam pelatihan pengembangan kompetensi guru. Pelaksanaan pengembangan secara teknis meliputi pembinaan, pemberian tugas pendidikan atau studi lanjut, pengembangan karir, konferensi, lokakarya, IHT dan seminar. Pada sarana dan prasarana sekolah memberi fasilita suntuk pengembangan kompetensi guru dengan infrastruktur yang sangat memadai dan memiliki fungsi layak sesuai standar.

Kesimpulan kesiapan pengembangan kompetensi guru terkait peran kepala sekolah dalam kebijakan, yaitu perencanaan yang sistematis. Pelaksanaan melibatkan teknologi dalam pelatihan. Sarana dan prasarana sekolah memadai untuk mendukung pengembangan. Saran untuk penelitian ini agar Kepala sekolah mempertahankan komitmen, guru meningkatkan motivasi, dan penelitian lebih lanjut tentang kompetensi guru.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI