DIGITAL LIBRARY



JUDUL:PENGARUH PERSEPSI TREN NIKAH MUDA DI KALANGAN SELEBRITI TERHADAP ORIENTASI HUBUNGAN ROMANTIS PADA GENERASI Z: ROMANTIC FEAR OF MISSING OUT SEBAGAI MEDIATOR
PENGARANG:SYARIFAH SYAHIDA RAHMAH
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-09-22


Survei yang dilakukan oleh APJII menunjukkan bahwa Generasi Z di Indonesia merupakan kelompok dengan tingkat akses media sosial tertinggi, yaitu 46,84% pada pengguna TikTok dan 51,9% pada pengguna Instagram. Tingginya intensitas penggunaan media sosial membuat Generasi Z lebih mudah terpengaruh oleh isu-isu yang sedang ramai diperbincangkan, termasuk fenomena pernikahan di usia muda yang dilakukan oleh beberapa selebriti. Paparan konten mengenai tren pernikahan muda berpotensi membentuk standar idealisasi dalam hubungan romantis dan dapat memunculkan romantic Fear of Missing Out (FoMO) pada individu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh persepsi tren nikah muda terhadap orientasi hubungan romantis pada Generasi Z dengan romantic FoMO sebagai mediator. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode purposive sampling. Instrumen penelitian terdiri atas tiga skala, yaitu Persepsi Nikah Muda, Development of Early Marriage Attitude Scale, dan Romantic FoMO Scale. Analisis data dilakukan dengan Macro Process Hayes untuk menguji peran mediasi romantic FoMO. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi tren nikah muda berpengaruh terhadap orientasi hubungan romantis dan romantic FoMO berperan sebagai mediator secara parsial dalam hubungan tersebut (B=0,202; LLCI=0,1782; ULCI=0,5627).

 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI