DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Analisis Pengembangan Potensi Objek Wisata Pantai Teluk Tamiang di Desa Teluk Tamiang Kabupaten Kotabaru
PENGARANG:RIRIS ARISKA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-09-23


ABSTRAK

Riris Ariska, 2110413220004, 2025, “Analisis Pengembangan Potensi Objek Wisata Pantai Teluk Tamiang di Desa Teluk Tamiang Kabupaten Kotabaru” Dibawah bimbingan Siti Hamidah.

Penelitian ini berjudul “Analisis Pengembangan Potensi Objek Wisata Pantai Teluk Tamiang di Desa Teluk Tamiang Kabupaten Kotabaru.” Latar belakang penelitian ini adalah besarnya potensi Pantai Teluk Tamiang sebagai destinasi wisata bahari dengan panorama pantai yang indah, pasir putih yang bersih, ekosistem laut yang masih terjaga, serta daya tarik aktivitas wisata seperti snorkeling, kano, dan berkemah. Tujuan penelitian adalah untuk mengidentifikasi potensi wisata, menganalisis strategi pengembangan, serta menemukan kendala yang dihadapi dalam pengelolaan destinasi. Analisis dilakukan dengan menggunakan teori Cooper (1995) yang menekankan empat indikator, yaitu Attraction, Accessibility, Amenity, dan Ancillary. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pantai Teluk Tamiang memiliki potensi wisata bahari yang kuat dengan Attraction berupa keindahan pantai, terumbu karang, dan matahari terbenam; Accessibility yang masih terbatas karena jalan rusak; Amenity berupa fasilitas sederhana seperti toilet, parkir, penginapan, dan penyewaan perahu; serta Ancillary berupa dukungan Pokdarwis dan BUMDes yang perlu diperkuat. Strategi pengembangan yang disarankan meliputi perbaikan infrastruktur jalan, peningkatan fasilitas publik, pelatihan dan penguatan kelembagaan, serta pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Faktor penghambat utama adalah kondisi jalan yang buruk, keterbatasan fasilitas, kelembagaan yang belum optimal, keterbatasan anggaran, dan ancaman pencemaran lingkungan.

Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini memberikan saran strategis: (1) perbaikan infrastruktur jalan menuju lokasi wisata; (2) peningkatan kapasitas Pokdarwis dan BUMDes melalui pelatihan manajemen wisata dan promosi digital; (3) penyediaan fasilitas publik yang lebih baik seperti sanitasi, area parkir, pusat informasi, dan tempat istirahat; (4) pengelolaan sampah berbasis masyarakat dan pengendalian pencemaran pesisir; (5) kolaborasi antara pemerintah daerah, sektor swasta, dan masyarakat lokal untuk mewujudkan pengelolaan wisata yang berkelanjutan dan berdaya saing.

Kata Kunci: Pantai Teluk Tamiang, Pengembangan Pariwisata, 4A Cooper, Analisis SWOT, Saran Strategis.


ABSTRACT

Riris Ariska, 2110413220004, 2025, “Analysis of the Development of the Potential of the Tamiang Bay Beach Tourist Attraction in Tamiang Bay Village, Kotabaru District,” Under the supervision of Siti Hamidah.

This study is entitled “Analysis of the Development Potential of Teluk Tamiang Beach Tourist Attraction in Teluk Tamiang Village, Kotabaru Regency.” The research is motivated by the significant potential of Teluk Tamiang Beach as a marine tourism destination, featuring a beautiful coastline, clean white sand, a relatively preserved marine ecosystem, and attractive activities such as snorkeling, canoeing, and camping. The objectives of this research are to identify tourism potential, analyze development strategies, and examine the challenges faced in managing this destination. This study applies Cooper’s (1995) framework, which highlights four essential dimensions of tourism development: Attraction, Accessibility, Amenity, and Ancillary services. This study applied a descriptive qualitative method using observation, in-depth interviews, and documentation techniques.

The study reveals that Teluk Tamiang Beach has strong tourism potential with Attraction including scenic beaches, coral reefs, and sunset views; Accessibility still limited due to damaged roads; Amenity providing only basic facilities such as toilets, parking, lodging, and boat rentals; and Ancillary with Pokdarwis and BUMDes support that needs strengthening. Recommended strategies include road improvement, upgrading public facilities, capacity building for local institutions, and community-based waste management. The main obstacles are poor road conditions, limited facilities, weak institutional roles, budget constraints, and environmental pollution threats.

Based on these findings, this study proposes several strategic recommendations: (1) improving road and transportation infrastructure to enhance accessibility; (2) strengthening Pokdarwis and BUMDes through training in tourism management and digital marketing; (3) providing more comprehensive public facilities such as sanitation, parking areas, rest areas, and visitor information centers; (4) implementing community-based waste management and coastal pollution control; and (5) fostering collaboration among local government, private sectors, and local communities to achieve professional, sustainable, and competitive tourism management.

Keywords: Teluk Tamiang Beach, Tourism Development, Cooper’s 4A, SWOT Analysis, Strategic Recommendations

 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI