DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | PENGARUH SUPERVISI KEPALA SEKOLAH, KEPEMIMPINAN INSTRUKSIONAL KEPALA SEKOLAH, DAN MOTIVASI BERPRESTASI TERHADAP KINERJA GURU SMP DI KECAMATAN ANJIR MUARA KABUPATEN BARITO KUALA PROVINSI KALIMANTAN SELATAN | |
| PENGARANG | : | MUHAMMAD NURHADI IHSAN | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-10-06 |
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh supervisi kepala sekolah, kepemimpinan instruksional, dan motivasi berprestasi terhadap kinerja guru SMP di Kecamatan Anjir Muara, Kabupaten Barito Kuala, Provinsi Kalimantan Selatan. Latar belakang penelitian ini adalah adanya asumsi bahwa kinerja guru di wilayah tersebut masih rendah, yang diduga disebabkan oleh lemahnya supervisi, kepemimpinan instruksional yang tidak efektif, dan tingkat motivasi berprestasi guru yang rendah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei dan teknik analisis jalur (path analysis). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh guru SMP di Kecamatan Anjir Muara, dengan jumlah sampel sebanyak 42 orang guru yang dipilih melalui teknik sensus. Instrumen penelitian berupa angket yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) gambaran umum supervisi kepala sekolah dikategorikan baik serta dilakukan secara rutin, konstruktif, dan disertai umpan balik positif, sehingga berkontribusi terhadap peningkatan motivasi dan kinerja guru; (2) supervisi kepala sekolah berpengaruh langsung dan signifikan secara positif terhadap kinerja guru; (3) kepemimpinan instruksional kepala sekolah berpengaruh langsung dan signifikan secara positif terhadap kinerja guru; (4) motivasi berprestasi berpengaruh langsung dan signifikan secara positif terhadap kinerja guru; (5) supervisi kepala sekolah berpengaruh langsung dan signifikan terhadap motivasi berprestasi; (6) kepemimpinan instruksional berpengaruh langsung dan signifikan terhadap motivasi berprestasi; (7) motivasi berprestasi secara signifikan memediasi pengaruh tidak langsung supervisi kepala sekolah terhadap kinerja guru; dan (8) motivasi berprestasi juga secara signifikan memediasi pengaruh tidak langsung kepemimpinan instruksional terhadap kinerja guru. Temuan ini menyiratkan bahwa peningkatan kinerja guru dapat dicapai melalui peningkatan praktik supervisi, penerapan kepemimpinan instruksional yang efektif, dan penguatan motivasi berprestasi guru. Oleh karena itu, kepala sekolah dan para pengambil kebijakan pendidikan diharapkan lebih proaktif dalam memberikan bimbingan, dukungan, dan penghargaan yang dapat memotivasi guru untuk menunjukkan kinerja terbaik mereka.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI