DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Representasi Kecemasan Dalam Lirik Lagu “ I Always Wanna Die (Sometimes)” karya The 1975 (Analisis Semiotika Ferdinand de Saussure) | |
| PENGARANG | : | MUHAMMAD FAUZAN | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-11-04 |
Muhammad Fauzan, 1910414110002, 2025. Representasi Kecemasan dalam Lirik Lagu “I Always Wanna Die (Sometimes)” karya The 1975 (Analisis Semiotika Ferdinand de Saussure). Dibimbing oleh Dr. Siswanto, S.Sos., M.Si.
Musik populer berfungsi tidak hanya sebagai hiburan, tetapi juga sebagai medium simbolik untuk mengartikulasikan isu kesehatan mental, khususnya yang dialami generasi muda
Penelitian ini mengkaji representasi kecemasan dalam lirik lagu “I Always Wanna Die (Sometimes)” karya The 1975 melalui kerangka semiotika Ferdinand de Saussure. Musik dipahami sebagai medium komunikasi di mana lirik tidak hanya berfungsi sebagai elemen estetis, tetapi juga sebagai ekspresi simbolik yang merefleksikan pengalaman individu maupun kolektif. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, analisis difokuskan pada hubungan antara penanda dan petanda, serta struktur sintagmatik dan paradigmatik dalam teks lirik.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecemasan dalam lagu ini direpresentasikan melalui tiga dimensi: (1) kecemasan kognitif, yang tercermin dalam kontradiksi antara harapan dan realitas hidup; (2) kecemasan afektif, yang diekspresikan melalui emosi tidak stabil dan ambivalensi terhadap kehidupan; serta (3) kecemasan perilaku, yang disimbolkan melalui sikap pasif, kecenderungan menghindar, dan sikap menyerah. Ketiga dimensi ini menegaskan bahwa musik populer dapat merepresentasikan dan mengkomunikasikan pergulatan psikologis.
Kata kunci: kecemasan, semiotika, Saussure, lirik, The 1975, representasi
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI