DIGITAL LIBRARY



JUDUL:PENGARUH LITERASI KEUANGAN, KEPERCAYAAN, RELIGIUSITAS DAN RISIKO TERHADAP MINAT PENGGUNAAN ULANG SHOPEE PAYLATER (STUDI PADA MAHASISWA PRODI MANAJEMEN FEB ULM)
PENGARANG:HALIDAH RAHMATINA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-11-12


Halidah Rahmatina (2025). Pengaruh Literasi Keuangan, Kepercayaan, Religiusitas, dan Risiko terhadap Minat Penggunaan Ulang Shopee PayLater(Studi pada Mahasiswa Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Lambung Mangkurat). Pembimbing: Hastin Umi Anisah

Perkembangan fintech, khususnya layanan Buy Now Pay Later (BNPL) seperti Shopee PayLater, semakin diminati generasi muda karena kemudahan dan fleksibilitasnya. Namun, rendahnya literasi keuangan, potensi risiko utang, serta aspek kepercayaan dan religiusitas membuat fenomena ini penting untuk diteliti, khususnya pada mahasiswa sebagai generasi digital yang aktif menggunakan fintech.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik nonprobability sampling melalu purposive sampling. Sebanyak 100 mahasiswa Manajemen FEB ULM berpartisipasi dalam penelitian ini dengan mengisi kuesioner. Data diolah menggunakan metode Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan software SmartPLS 4.0.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Literasi keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat penggunaan ulang Shopee PayLater; (2) Kepercayaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat penggunaan ulang  Shopee PayLater; (3) Religiusitas berpengaruh negatif dan signifikan terhadap minat penggunaan ulang Shopee PayLater; dan (4) Risiko berpengaruh negatif dan signifikan terhadap minat penggunaan ulang Shopee PayLater pada mahasiswa Program Studi Manajemen FEB Universitas Lambung Mangkurat.

Kata Kunci: Literasi Keuangan, Kepercayaan, Religiusitas, Risiko, Minat Penggunaan Ulang, Shopee PayLater

 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI