DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Spiritualitas Ekologis: Manifestasi Deep Environmental Ethics dalam Interaksi Metabolisme Masyarakat Adat Dayak Meratus di Atiran
PENGARANG:SALASIAH
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-11-21


Salasiah, 2025. Spiritualitas Ekologis: Manifestasi Deep Environmental Ethics dalam Interaksi Metabolisme Masyarakat Adat Dayak Meratus di Atiran. (Dibimbing oleh Ismar Hamid)

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap manifestasi etika lingkungan hidup yang mendalam (deep environmental ethics) dalam interaksi metabolisme antara manusia dan alam pada masyarakat adat Dayak Meratus di Atiran, Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Fokus utama penelitian adalah untuk memahami representasi etika ekologis dalam kehidupan sehari-hari, spiritualitas ekologis, praktik lokal yang berkelanjutan, serta kebertahanan etika lingkungan hidup sebagai bentuk resistensi terhadap modernisasi ekstraktif. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif melalui pendekatan fenomenologi dan teknik analisis data manual berdasarkan prosedur Burhan Bungin, yang mencakup catatan harian, transkripsi wawancara, proses pengkodean, kategorisasi, pembentukan tema, hingga penelitian memo analitik. Data diperoleh melalui observasi partisipan, wawancara mendalam dengan tokoh adat dan masyarakat adat yang memiliki pengalaman panjang dalam mengelola dan berinteraksi dengan alam, serta dokumentasi.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat adat Dayak Meratus di Atiran memaknai alam sebagai entitas hidup dan sakral yang memiliki hubungan timbal balik dengan manusia, dijaga melalui ritual adat, praktik berladang gilir balik, pemanfaatan sumber daya secara selektif, serta aturan-aturan adat. Hubungan manusia-alam yang berlangsung dalam ruang spiritual, sosial, dan ekologis ini bukan hanya menjadi sarana pemenuhan kebutuhan hidup, melainkan bentuk perlawanan kultural terhadap kerusakan ekologis. Penelitian ini memperkuat argumentasi bahwa etika lingkungan masyarakat adat berakar kuat dalam kosmologi lokal yang berlandaskan ekosentrisme, ekofeminisme, dan ecosophy, serta relevan sebagai model alternatif dalam menghadapi krisis ekologi global.

Kata Kunci: Metabolisme manusia-alam, deep environmental ethics, spiritualitas ekologis


 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI