DIGITAL LIBRARY



JUDUL:PENGARUH KEPEMIMPINAN INSTRUKSIONAL KEPALA SEKOLAH, PROFESSIONAL LEARNING COMMUNITY DAN EFIKASI DIRI TERHADAP KINERJA GURU SMP NEGERI DIKECAMATAN BANJARMASIN TIMUR KOTA BANJARMASIN
PENGARANG:MELDA HASNA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-12-02


ABSTRAK

Hasna, Melda. 2025. Pengaruh Kepemimpinan Instruksional Kepala Sekolah, Professional Learning Community, dan Efikasi Diri terhadap Kinerja Guru SMP Negeri di Kecamatan Banjarmasin Timur Kota Banjarmasin. Tesis Program Magister Administrasi Pendidikan, Program Pascasarjana, Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin. Pembimbing I: Prof. Dr. Hj Aslamiah, M.Pd., Ph.D. Pembimbing II : Dr.Novitawati, S.Psi., M.Pd.

Kata Kunci : Kepemimpinan instruksional, professional learning community, efikasi diri, kinerja guru.

 

          Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran guru dalam menentukan mutu pendidikan disekolah, yang sangat dipengaruhi oleh kepemimpinan instruksional kepala sekolah, budaya kolaboratif, serta keyakinan diri guru. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan instruksional kepala sekolah, professional learning community, dan efikasi diri terhadap kinerja guru SMP Negeri dikecamatan Banjarmasin Timur Kota Banjarmasin. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain kolerasional dan menggunakan analisis jalur (path analysis). Populasi penelitian sebanyak 227 guru dari 7 SMP Negeri di Kecamatan Banjarmasin Timur. Penentuan sampel menggunakan teknik proportional random sampling diperoleh 144 responden. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Teknik pengumpulan data dengan membagikan kuesioner secara langsung kesekolah. Teknik analisis data berupa analisis deskriptif, uji asumsi klasik, pengujian hipotesis menggunakan analisis jalur dengan uji regresi berganda dan uji soebel.

Hasil analisis nilai koefisien regresi variabel kepemimpinan instruksional kepala sekolah terhadap kinerja guru sebesar 0,143, variabel PLC terhadap kinerja guru sebesar 0,251, variabel efikasi diri terhadap kinerja guru sebesar 0,193. Variabel kepemimpinan instruksional terhadap efikasi diri sebesar 0, 250, variabel PLC terhadap efikasi diri sebesar 0,308. variabel kepemimpinan instruksional kepala sekolah terhadap kinerja guru melalui efikasi diri sebesar 0,048 dan variabel PLC terhadap kinerja guru melalui efikasi diri sebesar 0,059. Nilai signifikansi korelasi antar variabel kurang dari 0,05, hal ini menunjukkan hipotesis awal terdapat pengaruh kepemimpinan instruksional, PLC, efikasi diri terhadap kinerja guru dapat diterima.

Kesimpulan penelitian ini adalah kepemimpinan instruksional kepala sekolah, PLC, efikasi diri dan kinerja guru termasuk dalam kategori tinggi. Terdapat pengaruh langsung secara parsial antara kepemimpinan instruksional kepala sekolah, PLC, efikasi diri dan kinerja guru SMP Negeri di kecamatan Banjarmasin Timur Kota Banjarmasin. Terdapat pengaruh tidak langsung antara kepemimpinan instruksional kepala sekolah dan PLC terhadap kinerja guru melalui efikasi diri guru SMP Negeri di kecamatan Banjarmasin Timur Kota Banjarmasin. Saran agar kepala sekolah mampu mempertahankan kepemimpinan instruksional untuk meningkatkan kinerja guru.  Bagi  guru  agar dapat menciptakan suasana belajar yang aman, nyaman bagi siswa untuk belajar dan berkembang.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI