DIGITAL LIBRARY



JUDUL:MENINGKATKAN AKTIVITAS, KERJA SAMA, DAN BERPIKIR LOGIS SISWA MENGGUNAKAN MODEL PIJAR PADA MATERI IMBUHAN DAN KATA HUBUNG ANTAR KALIMAT KELAS V DI SDN SUNGAI MIAI 8
PENGARANG:MUHAMMAD RIDUAN
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-12-04


Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya aktivitas siswa,  kemampuan berpikir logis, dan kerja sama dalam pembelajaran Bahasa Indonesia,  khususnya pada materi imbuhan dan kata hubung antar kalimat di kelas V SDN  Sungai Miai 8. Kondisi ini disebabkan oleh pembelajaran yang kurang interaktif,  monoton, dan kurangnya penerapan model pembelajaran yang bervariasi. Sebagai  upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut, penelitian ini menerapkan model  pembelajaran PIJAR yang mengintegrasikan pendekatan Problem-Based Learning  (PBL), Jigsaw, dan Role Playing. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk  mendeskripsikan peningkatan aktivitas guru dan siswa, keterampilan kerja sama,  serta kemampuan berpikir logis siswa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. 

Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang  dilaksanakan dalam empat siklus pertemuan. Subjek penelitian adalah siswa kelas  V SDN Sungai Miai 8 yang berjumlah 14 siswa, dengan rincian 5 siswa laki-laki  dan 9 siswa perempuan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan  kuantitatif. Data kualitatif diperoleh melalui observasi terhadap aktivitas guru,  aktivitas siswa, dan keterampilan berpikir logis serta kerja sama siswa, sementara  data kuantitatif diperoleh melalui penilaian hasil belajar siswa dengan  menggunakan tes tertulis baik secara individu maupun kelompok. 

Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PIJAR berhasil  meningkatkan aktivitas guru dan siswa dari pertemuan pertama hingga keempat.  Aktivitas siswa yang awalnya rendah meningkat pesat, diikuti dengan perbaikan  keterampilan kerja sama dan kemampuan berpikir logis siswa. Penerapan metode  ini juga memberikan dampak positif terhadap hasil belajar siswa, yang ditunjukkan  dengan peningkatan nilai rata-rata pada setiap siklus. Siswa menjadi lebih aktif  dalam diskusi kelompok, lebih percaya diri dalam penggunaan imbuhan dan kata  hubung, serta mampu mengaplikasikan logika berpikir dalam pemecahan masalah  bahasa. 

Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa model  pembelajaran PIJAR efektif dalam meningkatkan aktivitas siswa, kerja sama, dan  keterampilan berpikir logis, serta berkontribusi pada peningkatan hasil belajar  siswa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Ketuntasan Pembelajaran meningkat  dari pertemuan pertama dari 29% ke 93% di pertemuan keempat .Penelitian ini  diharapkan menjadi referensi bagi guru dan peneliti lainnya dalam menerapkan  model pembelajaran inovatif yang dapat meningkatkan kualitas pendidikan,  terutama dalam pengajaran bahasa. 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI