DIGITAL LIBRARY



JUDUL:ANALISIS PROGRAM KOTA TANPA KUMUH (KOTAKU) DALAM MENINGKATKAN KUALITAS LINGKUNGAN PERMUKIMAN KUMUH DI KELURAHAN KELAYAN BARAT KOTA BANJARMASIN
PENGARANG:BAYSHERA ANDINDA PUTRI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-12-10


INTISARI

Analisis Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) Dalam Meningkatkan Kualitas Lingkungan Permukiman Kumuh Di Kelurahan Kelayan Barat

Kota Banjarmasin’’

Oleh: Bayshera Andinda Putri (2110115320017)

Jurusan Pendidikan Geografi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan,

Universitas Lambung Mangkurat

Kota Banjarmasin

 

Permukiman kumuh di wilayah perkotaan tetap menjadi tantangan yang kompleks karena ketidakmemadaian infrastruktur dasar, pola bangunan yang tidak teratur, serta rendahnya kualitas layanan lingkungan. Kondisi tersebut secara langsung memengaruhi kualitas hidup penduduk dan meningkatkan risiko terhadap kesehatan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis outcome Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) dalam meningkatkan kualitas lingkungan permukiman di Kelurahan Kelayan Barat, Kota Banjarmasin. Analisis difokuskan pada tiga aspek utama, yaitu: peningkatan akses masyarakat terhadap infrastruktur dasar, penurunan luas kawasan kumuh, dan peningkatan kepuasan masyarakat terhadap layanan infrastruktur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan populasi sebanyak 1.201 rumah tangga dan sampel 300 responden, yang ditentukan menggunakan rumus Slovin dengan tingkat kesalahan 5%. Instrumen penelitian berupa kuesioner dengan skala Likert lima poin. Data dianalisis melalui tahapan editing, pemberian skor, tabulasi, serta perhitungan frekuensi dan persentase menggunakan teknik statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan Program KOTAKU berdampak positif terhadap peningkatan kualitas lingkungan permukiman di Kelayan Barat. Akses masyarakat terhadap infrastruktur dasar meningkat secara signifikan, terutama pada aspek penyediaan air bersih, drainase, sanitasi, ruang terbuka publik, dan perlindungan kebakaran. Luas kawasan kumuh juga menurun dari 75,45 hektar menjadi 15,26 hektar setelah pelaksanaan program. Selain itu, tingkat kepuasan masyarakat tergolong tinggi, khususnya terhadap fasilitas air bersih, drainase, dan jalan lingkungan, meskipun masih terdapat tantangan dalam pengelolaan sampah, sanitasi, dan perlindungan kebakaran akibat keterbatasan sarana serta rendahnya partisipasi masyarakat.

Kata Kunci: Program KOTAKU, permukiman kumuh, infrastruktur dasar, kualitas lingkungan, kepuasan masyarakat.

 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI