DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | KEPERCAYAAN DIRI TERHADAP PEMBELAJARAN SENI TARI DI SMP NEGERI 21 BANJARMASIN (KONSEP MOTIVASI INTRINSIK DAN MOTIVASI EKSTRINSIK) | |
| PENGARANG | : | FATIMAH NAIMAH | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-12-10 |
Naimah, Fatimah. 2025. Kepercayaan Diri terhadap Pembelajaran Seni Tari di SMP Negeri 21 Banjarmasin (Konsep Motivasi Intrinsik dan Motivasi Ekstrinsik). Skripsi. Program Studi Pendidikan Seni Pertunjukan, Jurusan Pendidikan Seni Pertunjukan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat. Pembimbing (I) Muhammad Najamudin, M. Pd. (II) Putri Yunita Permata Kumala Sari, S. Pd., M. Pd.
Kata Kunci: Kepercayaan diri, pembelajaran, seni tari, motivasi intrinsik, motivasi ekstrinsik,
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan pembelajaran seni tari dengan konsep motivasi intrinsik dan motivasi ekstrinsik, serta menganalisis hubungan antara kepercayaan diri dan kemampuan diri siswa dalam pembelajaran seni tari di SMP Negeri 21 Banjarmasin. Latar belakang penelitian ini berawal dari rendahnya kepercayaan diri siswa, terutama siswa laki-laki, dalam mengikuti pembelajaran seni tari. Padahal, pembelajaran seni tari dapat menjadi sarana penting untuk menumbuhkan keberanian, ekspresi diri, serta motivasi belajar siswa. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan satu guru Seni Budaya dan enam orang siswa kelas VIII A, terdiri dari empat perempuan dan dua laki-laki. Analisis data dilakukan melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan menggunakan teknik triangulasi sumber dan teknik untuk menjaga keabsahan data.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi intrinsik muncul dari minat dan kesenangan siswa terhadap kegiatan menari, sedangkan motivasi ekstrinsik muncul melalui dukungan, pujian, serta apresiasi dari guru dan teman-teman di kelas. Guru berperan penting dalam menumbuhkan semangat dan kepercayaan diri siswa melalui pendekatan positif, penggunaan media pembelajaran menarik, serta pemberian umpan balik yang membangun. Pembelajaran seni tari di kelas VIII A berlangsung secara interaktif dan mampu meningkatkan motivasi serta kepercayaan diri siswa dalam mengekspresikan diri melalui gerak tari. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran seni tari dengan pendekatan motivasi intrinsik dan ekstrinsik efektif dalam menumbuhkan rasa percaya diri siswa. Kepercayaan diri siswa terbentuk melalui kombinasi antara motivasi, dukungan sosial, dan pengalaman belajar yang positif di dalam kelas.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI