DIGITAL LIBRARY



JUDUL:UPAYA MEMPERTAHANKAN BUDAYA BANJAR MELALUI KEGIATAN EKSTRAKURIKULER TARI RADAP RAHAYU DI SMP NEGERI 30 BANJARMASIN
PENGARANG:RIZKIAH
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-12-11


Rizkiah, 2025. Upaya Mempertahankan Budaya Banjar Melalui Kegiatan

Ekstrakurikuler Tari Radap Rahayu SMP Negeri 30 Banjarmasin. Skripsi

Program Studi Pendidikan Seni Pertunjukan. Jurusan Bahasa Dan Seni

Universitas Lambung Mangkurat. Pembimbing:(1) Sulisno, S.Sn., M.A

dan (II) Muuhammad Najamudin, S.Pd., M.Pd.

Kata Kunci: pelestarian, budaya, Tari Radap Rahayu, Ekstrakurikuler

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya sekolah dalam

pelestarian budaya Banjar melalui Tari Radap Rahayu pada kegiatan

Ekstrakurikuler di SMP Negeri 30 Banjarmasin dan mengamati proses

pembelajaran. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan teknik

pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik

analisis data yang digunakan adalah pemilihan data, penyajian data dan

penarikan Kesimpulan.

Hasil penelitian ini adalah upaya yang dilakukan sekolah untuk

mempertahankan budaya lokal dengan cara mengembangkan ekstrakulikuler

tari, dengan membuat promosi lebih besar melalui sosial media dan

menampilkan siswa-siswa yang mengikuti ekstrakulikuler tari pada kegiatan

budaya. Selain itu, melihat kurangnya minat siswa terhadap tari tradisional, guru

pembimbing membuat pembelajaran ekstrakulikuler tari kreasi dan tari Radap

Rahayu di ajarkan secara bergantian di setiap minggunya agar tari tradisional

tidak punah. Tari Radap Rahayu merupakan tari yang wajib di ajarkan di SMP

Negeri 30 Banjarmasin. Sekolah sangat mendukung kegiatan ekstrakurikuler ini,

dengan memberikan fasilitas lengkap, ruang latihan dan memberikan apresiasi

kepada siswa dengan cara menampilkan siswa yang mengikuti ekstrakulikuler

tari, bahkan mengikut sertakan siswa dalam perlombaan tari diluar maupun di

dalam sekolah. Faktor penghambat, keterbatasan kostum penari,dan kurangnya

minat siswa terhadap tari tradisional sehingga mmempengaruhi jumlah peserta

yang konsisten mengikuti kegiatan ekstrakulikuler. Selain itu, waktu latihan

kadang harus disesuaikan dengan agenda sekolah yang padat, sehingga latihan

tidak bisa dilakukan secara intensif.

 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI