DIGITAL LIBRARY



JUDUL:IMPLEMENTASI PENYELENGGARAAN SISTEM AIR MINUM (SPAM) DI KECAMATAN BANJARMASIN UTARA
PENGARANG:MUHAMMAD HADIMAS DWI SAPUTERA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-12-18


Ketersediaan air bersih merupakan hak dasar masyarakat dan menjadi

salah satu indikator kesejahteraan serta kualitas hidup. Pemerintah telah berupaya

memenuhi kebutuhan tersebut melalui Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM)

yang dikelola oleh lembaga resmi, seperti Perusahaan Tirta Air Minum (PTAM).

Namun, dalam praktiknya masih banyak kendala yang dihadapi di lapangan. Di

Kecamatan Banjarmasin Utara yang merupakan wilayah padat penduduk di Kota

Banjarmasin permasalahan seperti keterbatasan akses jaringan pipa, tekanan air

rendah, air keruh dan distribusi tidak merata masih menjadi keluhan masyarakat.

Keadaan ini menunjukkan adanya kesenjangan antara rencana kebijakan dan

realisasi pelayanan publik yang terjadi. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis

sejauh mana implementasi penyelenggaraan SPAM oleh PTAM Bandarmasih di

Kecamatan Banjarmasin Utara telah memenuhi tujuan kebijakan penyediaan air

bersih.

Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan

teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Proses

analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.

Adapun informan dalam penelitian ini adalah Supervisor PTAM, teknisi maupun

pegawai PTAM dan masyarakat setempat.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi SPAM belum

terlaksana secara optimal. Beberapa wilayah masih belum terjangkau jaringan

perpipaan, tekanan air yang tidak sesuai standar nasional menyebabkan gangguan

pada suplai dan keluhan pelanggan lambat ditindaklanjuti. Selain itu, masih

terdapat hambatan dalam koordinasi lintas sektor, keterbatasan teknologi dan

monitoring serta kurangnya pemahaman masyarakat dalam menjaga infrastruktur

yang ada.

Kesimpulan penelitian ini adalah Implementasi SPAM di Kecamatan

Banjarmasin Utara belum berjalan efektif karena masih adanya kendala teknis,

sosial dan kelembagaan. Ketidakmerataan jaringan pipa, rendahnya tekanan air,

lambatnya respon pengaduan serta tidak optimalnya teknologi monitoring menjadi

faktor utama yang menghambat Implementasi SPAM.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI