DIGITAL LIBRARY



JUDUL:EVALUASI KEBIJAKAN PEMERINTAH DAERAH DALAM PELESTARIAN SENI BUDAYA TARI BABIKUNG KHAS DAYAK TOMUN DI KABUPATEN LAMANDAU
PENGARANG:MUHAMMAD SANDY
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-12-19


ABSTRAK

Muhammad Sandy (2110413310031), 2025. "Evaluasi Kebijakan Pemerintah

Daerah Dalam Pelaksanaan Seni Budaya Tari Babukung Khas Dayak Tomun

di Kabupaten Lamandau".Di bawah bimbingan Pathurrahman.

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kebijakan Pemerintah Daerah

Kabupaten Lamandau dalam upaya pelestarian seni budaya Tari Babukung khas

suku Dayak Tomun. Tari Babukung merupakan warisan budaya takbenda yang

sarat nilai sosial, spiritual, dan historis, namun kini mengalami pergeseran makna

akibat modernisasi dan globalisasi. Pemerintah Kabupaten Lamandau telah

melakukan upaya pelestarian melalui Festival Babukung sejak tahun 2014 serta

menerbitkan Peraturan Daerah Nomor 5 dan 6 Tahun 2018 yang mengatur tentang

pengakuan masyarakat adat serta pelestarian warisan budaya.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe deskriptif.

Sumber data diperoleh dari data primer dan sekunder melalui observasi,

wawancara, serta dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui empat tahapan

menurut model Miles dan Huberman: pengumpulan data, reduksi data, penyajian

data, dan penarikan kesimpulan.

Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa terhadap enam indikator

evaluasi kebijakan, dapat disimpulkan bahwa pelestarian Tari Babukung di

Kabupaten Lamandau telah berjalan cukup efektif, efisien, dan relevan dengan

tujuan pelestarian budaya daerah. Pemerintah daerah berhasil mengubah Babukung

menjadi pertunjukan seni yang tetap menghormati nilai adat, dengan dukungan

anggaran, fasilitas, dan promosi yang tepat sasaran. Partisipasi masyarakat, sanggar

seni, serta keterlibatan generasi muda menunjukkan pemerataan dan responsivitas

yang baik terhadap dinamika sosial. Meski masih terdapat kendala sebagaimana

keterbatasan wilayah dan perbedaan kepercayaan, secara keseluruhan kebijakan ini

tepat arah dan berpengaruh dalam menjaga keberlanjutan budaya Babukung.

Kata kunci: Pelestarian budaya, Tari Babukung, Kebijakan pemerintah daerah.

 

ABSTRACT

Muhammad Sandy (2110413310031), 2025. “Evaluation of Local Government

Policy in the Implementation of the Babukung Dance Cultural Art of the Dayak

Tomun Tribe in Lamandau Regency.”Under the guidance of Pathurrahman.

This study aims to evaluate the policy of the Lamandau Regency

Government in preserving the Babukung Dance, a traditional cultural art of the

Dayak Tomun tribe. The Babukung Dance is an intangible cultural heritage rich in

social, spiritual, and historical values, yet its meaning has gradually shifted due to

modernization and globalization. The Lamandau Regency Government has made

various efforts to safeguard this tradition, including organizing the Babukung

Festival since 2014 and enacting Regional Regulations No. 5 and No. 6 of 2018

concerning the recognition of indigenous communities and the preservation of

cultural heritage.

This research uses a qualitative descriptive approach. The data were

collected from both primary and secondary sources through observation,

interviews, and documentation. The data analysis followed the four stages proposed

by Miles and Huberman: data collection, data reduction, data display, and

conclusion drawing.

The results of the study indicate that, based on six policy evaluation

indicators, the preservation of the Babukung Dance in Lamandau Regency has been

relatively effective, efficient, and aligned with the objectives of regional cultural

preservation. The local government has successfully transformed Babukung into a

performance art that continues to honor traditional values, supported by

appropriate budgeting, facilities, and promotional efforts. Community

participation, art studios, and youth involvement demonstrate equitable

engagement and responsiveness to social dynamics. Although challenges remain,

such as geographic limitations and differences in belief systems, overall, the policy

has been well-directed and has significantly contributed to sustaining the continuity

of the Babukung cultural heritage.

 

Keywords: Cultural preservation, Babukung Dance, Local government policy.

 

 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI