DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Pemenuhan Hasrat Sosial: Hubungan Uses and Gratification Audiens-Media pada Akun TikTok Bini Iduy
PENGARANG:ADIRA SAFIRA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-12-19


Adira Safira. 2025. Pemenuhan Hasrat Sosial:  Hubungan Uses and Gratification Audiens-Media pada Akun TikTok Bini Iduy. Dosen Pembimbing Dr. Sri Hidayah, S.Pd., M.Sc. Jurusan Sosiologi. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Lambung Mangkurat.

Persaingan yang ketat membuat para pelaku UMKM melakukan segala upaya untuk menjaring konsumen, salah satunya dengan memanfaatkan teknologi. Menggunakan media sosial seperti TikTok dapat memberikan dampak positif untuk memperluas jangkauan produk agar menarik perhatian para audiens. Konten kreator TikTok Bini Iduy merupakan contoh dari pelaku UMKM yang memanfaatkan media TikTok sebagai wadah berekspresi dengan mempromosikan usaha warung makan miliknya sambil memperhatikan preferensi dan kebutuhan audiens terhadap pesan yang disampaikan melalui konten yang diunggahnya.

            Dengan menggunakan metode pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi Warung serta akun TikTok yang dikelola Bini Iduy. Penelitian ini dianalisis berdasarkan teori Interaksionisme Simbolik yang dikembangkan oleh Herbert Blumer dan teori Uses and Gratification yang dicetuskan oleh Elihu Katz, Jay G. Blumer, dan Michael Guveritch. Hasil penelitian menunjukkan bahwa audiens dapat berinteraksi dengan individu lainnya melalui simbol-simbol pada konten Bini Iduy yang ditafsirkan dan diberi makna yang disepakati sehingga terbentuk sebuah hubungan sosial melalui ranah digital dengan intensitas yang kuat. Pada akun TikTok-nya, Bini Iduy dapat menjangkau audiens dari berbagai latar belakang usia, minat, lokalitas, dan kelas sosial dengan berbeda preferensi dengan mengunggah konten informatif, menghibur, emosional, instrumental, personal, dan interaksi sosial. Para informan merupakan pemilik Warung Makan Dea sebagai pelaku UMKM menggunakan TikTok, audiens TikTok dan pengunjung dari Warung Makan Dea yang mengatakan bahwa mereka tertarik untuk datang langsung karena melihat akun TikTok Bini Iduy yang menunjukkan gaya konten vlog yang menghibur, tagline viral “Meledak,Meledum,Meletus”, konsep warung makan yang unik, dan interaksi harmonisnya dengan sang ibu menjadi tombak perhatian para audiens sehingga membuat penasaran dan melakukan tindakan lebih untuk melihat akun dan mendatangi ke Warung Makan Dea secara langsung. Bini Iduy merupakan contoh dari pelaku UMKM yang sukses menggunakan TikTok sebagai media promosi dan mendapatkan hasil yang memuaskan berkat memanfaatkan teknologi tersebut.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI