DIGITAL LIBRARY



JUDUL:HUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL DENGAN STRES AKADEMIK PADA MAHASISWA YANG MENYUSUN SKRIPSI DI PROGRAM STUDI KEPERAWATAN FAKULTAS KEDOKTERAN DAN ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
PENGARANG:AHMAD MIFTAHURRIZKY
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-12-22


Latar Belakang: Mahasiswa keperawatan sering mengalami stres akademik yang tinggi karena tuntutan pembelajaran yang berat, baik secara teori maupun praktik, terutama saat menyusun skripsi. Kondisi stres yang tidak terkelola dapat berdampak pada penurunan kesejahteraan psikologis bahkan memicu risiko depresi dan tindakan ekstrem. Tujuan: Untuk menganalisis hubungan antara dukungan sosial dengan stres akademik pada mahasiswa yang menyusun skripsi di Program Studi Keperawatan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Lambung Mangkurat. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian adalah 77 mahasiswa Program Studi Keperawatan angkatan 2022 yang sedang menyusun skripsi, dipilih menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner Multidimensional Scale of Perceived Social Support (MSPSS) untuk mengukur dukungan sosial dan Educational Stress Scale for Adolescents (ESSA) untuk mengukur stres akademik. Data dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman dengan tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil: Mayoritas responden berusia 21 tahun (66,2%) dan berjenis kelamin perempuan (81,8%). Tingkat dukungan sosial mahasiswa menunjukkan 50,6% berada pada kategori tinggi, 48,1% kategori sedang, dan 1,3% kategori rendah. Tingkat stres akademik menunjukkan 51,9% berada pada kategori sedang, 45,5% kategori tinggi, dan 2,6% kategori rendah. Hasil uji statistik menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara dukungan sosial dengan stres akademik (p-value = 0,050) dengan koefisien korelasi r = -0,244, yang mengindikasikan hubungan negatif dengan kekuatan rendah. Kesimpulan: Terdapat hubungan negatif yang signifikan antara dukungan sosial dengan stres akademik pada mahasiswa yang menyusun skripsi. Semakin tinggi dukungan sosial yang diterima mahasiswa, semakin berkurang tingkat stres akademik yang dialami. Keluarga merupakan sumber dukungan sosial tertinggi, diikuti oleh teman dan orang spesial. Diperlukan optimalisasi sistem dukungan sosial di tingkat institusi untuk membantu mahasiswa mengelola stres akademik selama penyusunan skripsi.

Kata Kunci: dukungan sosial, stres akademik, mahasiswa keperawatan, skripsi 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI