DIGITAL LIBRARY



JUDUL:KORELASI BERAT JENIS URINE DENGAN WAKTU REAKSI TINJAUAN PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI KEDOKTERAN PROGRAM SARJANA FAKULTAS KEDOKTERAN DAN ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT ANGKATAN 2024
PENGARANG:GLENN NOOR TANDJUNG
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-12-25


ABSTRAK

KORELASI BERAT JENIS URINE DENGAN WAKTU REAKSI

Tinjauan pada Mahasiswa Program Studi Kedokteran Program Sarjana Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan

Universitas Lambung Mangkurat Angkatan 2024

 

Glenn Noor Tandjung

 

Dehidrasi dapat memengaruhi fungsi kognitif, termasuk waktu reaksi. Mahasiswa kedokteran berisiko mengalami dehidrasi akibat jadwal akademik yang padat. Penelitian ini bertujuan menganalisis korelasi berat jenis urine dengan waktu reaksi pada mahasiswa kedokteran. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik cross-sectional pada 60 mahasiswa PSKPS FKIK ULM Angkatan 2024 (30 laki-laki, 30 perempuan). Berat jenis urine diukur menggunakan refraktometer dari sampel urine sewaktu mid-stream pagi hari. Waktu reaksi diukur menggunakan aplikasi Reaction Time Test v.2.0 sebanyak 5 kali dan diambil rerata. Data dianalisis menggunakan uji korelasi Pearson. Berat jenis urine berkisar 1,000-1,037 dengan rerata 1,016±0,008. Waktu reaksi berkisar 221-475 ms dengan rerata 309,083±61,799 ms. Terdapat korelasi positif yang signifikan (korelasi kuat) antara berat jenis urine dengan waktu reaksi (r=0,549; p=0,001). Koefisien determinasi menunjukkan 30,1% variasi waktu reaksi dapat dijelaskan oleh status hidrasi. Dengan demikian, semakin tinggi berat jenis urine, semakin panjangwaktu reaksi mahasiswa kedokteran.

 

 

Kata-kata kunci: berat jenis urine, waktu reaksi, hidrasi, fungsi kognitif

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI