DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Hubungan Tingkat Pengetahuan dengan Management Self-Efficacy Pada Pasien Diabetes Melitus di Puskesmas Martapura 1 | |
| PENGARANG | : | ROSYIFA ADELA. SB | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-12-30 |
Latar Belakang: Diabetes melitus merupakan penyakit kronis dengan prevalensi yang terus meningkat di Indonesia, termasuk di Kabupaten Banjar, dan berisiko menimbulkan berbagai komplikasi serius. Management self-efficacy berperan penting dalam pengelolaan diabetes. Salah satu faktor penyebab meningkatnya kejadian diabetes melitus adalah tingkat pengetahuan.
Tujuan: Untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dengan management self-efficacy pada pasien diabetes melitus di Puskesmas Martapura 1.
Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif korelasional dengan pendekatan cross sectional ini melibatkan 76 responden DM yang dipilih dengan menggunakan teknik sampling yaitu consecutive sampling. Instrumen penelitian meliputi Diabetes Knowledge Questionnaire (DKQ-24) untuk tingkat pengetahuan dan Diabetes Management Self-Efficacy Scale (DMSES) untuk management self-efficacy. Analisis data menggunakan uji Spearman Rank.
Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan sedang (53,9%) dan management self-efficacy baik (65,8%). Hasil penelitian menunjukkan tidak ada hubungan tingkat pengetahuan dan management self-efficacy dengan p-value 0,344 (p > 0,05) serta koefisien korelasi 0,110.
Pembahasan: Faktor lain seperti pendidikan terakhir, lama menderita DM, dukungan dan perawatan keluarga, self-management, diabetes distress, tingkat kecemasan, kualitas hidup juga memengaruhi management self-efficacy.
Kata Kunci: Diabetes Melitus, Management Self-Efficacy, Tingkat Pengetahuan
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI