DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Hubungan Konsumsi Air Sungai dengan Kejadian Karies Gigi pada Anak Usia Sekolah (Studi di Wilayah Kerja Puskesmas Martapura Barat)
PENGARANG:MUHAMMAD LUKMAN
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-12-30


Latar belakang: Karies gigi masih menjadi masalah kesehatan yang tinggi di Indonesia, terutama pada anak usia sekolah. Salah satu faktor lingkungan yang diduga berperan adalah konsumsi air sungai, yang umumnya memiliki pH asam dan kadar fluor rendah. Dampak karies dapat sangat luas, mulai dari gigi ngilu, infeksi pembuluh darah, gangguan saraf, radang yang menyebar ke organ lain, sinusitis, kehilangan gigi, hingga komplikasi berat yang dapat berujung pada kematian. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan konsumsi air sungai dengan kejadian karies gigi pada anak usia sekolah di wilayah kerja Puskesmas Martapura Barat. Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah observasional analitik dengan desain cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 106 anak usia sekolah yang dipilih menggunakan accidental sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner konsumsi air sungai dan pemeriksaan gigi menggunakan lembar observasi DMF-T. Analisis data dilakukan secara bivariat dengan uji Spearman Rank. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara konsumsi air sungai dengan kejadian karies gigi pada anak usia sekolah (p =0,553>0,05). Diskusi: Konsumsi air sungai bukan faktor dominan penyebab tingginya kejadian karies gigi pada anak sekolah di wilayah Puskesmas Martapura Barat. Faktor lain seperti kebersihan gigi, perilaku, dan kesadaran kesehatan gigi kemungkinan lebih berperan. Penelitian selanjutnya disarankan mengkaji variabel lain yang berpotensi berkontribusi lebih besar, seperti pola diet kariogenik, teknik serta frekuensi menyikat gigi, peran orang tua, faktor lingkungan, akses pelayanan kesehatan, dan faktor keturunan.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI