DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL DAUN KRATOM (Mitragyna speciosa) METODE MIKRODILUSI DAN METODE SUMURAN TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus | |
| PENGARANG | : | YAFI' IRFAN | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-01-02 |
Kratom (Mitragyna speciosa) merupakan tanaman yang banyak ditemukan dan digunakan secara tradisional di negara-negara Asia Tenggara. Kratom terbukti secara empiris digunakan untuk mengurangi kadar gula darah, menurunkan demam, meredakan nyeri, mengatasi diare, dan relaksasi. Aktivitas farmakologi yang terdapat pada tanaman M. speciosa adalah antiinflamasi, pengobatan hipertensi, pengobatan malaria, antidiare, hingga antibakteri. Studi fitokimia pada ekstrak daun M. speciosa menunjukkan kandungan senyawa metabolit sekunder yang mampu memberikan aktivitas antibakteri seperti alkaloid, flavonoid, saponin, monoterpenoid, triterpenoid, steroid, dan tanin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun M. speciosa pada bakteri S. aureus menggunakan metode difusi sumuran dan metode mikrodilusi. Pengujian aktivitas antibakteri metode difusi sumuran dilakukan menggunakan konsentrasi 10%, 20%, 30%, dan 40%, dengan ofloksasin sebagai kontrol positifnya, dan DMSO sebagai kontrol negatifnya. Pengujian aktivitas antibakteri metode mikrodilusi dilakukan menggunaan konsentrasi 0,125%, 0,25%, 0,5%, dan 1%, dengan kloramfenikol sebagai kontrol positinya, dan DMSO sebagai kontrol negatifnya. Hasil pengujian menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun M. speciosa mampu memberikan aktivitas antibakterinya pada metode sumuran berupa diameter zona hambat dan pada metode mikrodilusi berupa persen penghambatan atau level kekeruhan microplate.
Kata Kunci: Antibakteri, Mitragyna speciosa, persen penghambatan, Staphylococcus aureus, zona hambat
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI