DIGITAL LIBRARY



JUDUL:ANALISIS HETEROZIGOSITAS DAN HOMOZIGOSITAS LOKUS PENTA E, D18S51, DAN D12S391 PADA POPULASI SUKU BANJAR HULU: Implikasi terhadap Variabilitas Genetik dan Aplikasi Forensik
PENGARANG:SITI ZAHRA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-01-02


Analisis DNA berbasis Short Tandem Repeat (STR) merupakan metode identifikasi forensik yang akurat dan sangat bergantung pada basis data genetik lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis heterozigositas dan homozigositas, pada lokus Penta E, D18S51, dan D12S391 dalam populasi Suku Banjar Hulu di Kalimantan Selatan. Desain penelitian menggunakan pendekatan deskriptif observasional dengan data sekunder berupa 100 sampel DNA yang diperoleh melalui elektroferogram dari 23 lokus STR. Analisis dilakukan terhadap tiga lokus terpilih untuk menghitung nilai heterozigositas (Ho, He) dan homozigositas (ho, he) dengan tabulasi menggunakan Microsoft Excel. Hasil penelitian menunjukkan lokus Penta E memiliki sebaran alel terbanyak 14 varian dengan nilai He tertinggi sebesar 0,87525. Lokus D18S51 memiliki Ho sebesar 0,80, He 0,84935. Lokus D12S391 menunjukkan Ho tertinggi 0,94, He 0,863. Dengan demikian, Penta E, D18S51, dan D12S391 terbukti memiliki potensi sebagai penanda genetik dalam identifikasi forensik pada populasi Suku Banjar Hulu.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI