DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | KORELASI INDEKS MASSA TUBUH DENGAN BERAT JENIS URINE TINJAUAN PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI KEDOKTERAN PROGRAM SARJANA FAKULTAS KEDOKTERAN DAN ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT ANGKATAN 2024 | |
| PENGARANG | : | MUCHAMMAD SHIDQII FAADHILAH | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-01-02 |
Status hidrasi berperan penting dalam menjaga fungsi fisiologis dan kognitif tubuh. Ketidakseimbangan hidrasi dapat dipengaruhi oleh status gizi yang dapat diukur dengan indeks massa tubuh (IMT). Individu dengan IMT tinggi memiliki massa lemak lebih besar dan total body water lebih rendah sehingga lebih rentan mengalami dehidrasi. Status hidrasi dapat dinilai melalui pemeriksaan berat jenis urine (BJU) yang mencerminkan konsentrasi zat terlarut dalam urine. Salah satu yang berisiko mengalami gangguan hidrasi adalah mahasiswa kedokteran karena jadwal akademik padat dan pola minum tidak teratur. Penelitian ini bertujuan menganalisis korelasi antara IMT dengan BJU pada mahasiswa kedokteran. Desain penelitian menggunakan observasional analitik cross-sectional pada 60 mahasiswa PSKPS FKIK ULM Angkatan 2024 (30 laki-laki, 30 perempuan) yang dipilih dengan stratified random sampling. IMT diukur melalui timbangan dan stature meter, sedangkan BJU diperiksa dari sampel urine mid stream pagi hari menggunakan refraktometer. Hasil menunjukkan IMT berkisar 16,329–31,624 kg/m2 (rata-rata 22,698±3,817) dan BJU 1,000–1,037 (rata-rata 1,016±0,008). Analisis korelasi Pearson menemukan hubungan positif signifikan kuat antara IMT dan BJU (r=0,604; p=0,001; R²=0,365). Dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi IMT, semakin tinggi juga BJU yang menandakan risiko dehidrasi meningkat.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI