DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Hubungan Konsumsi Kafein dengan Kejadian Peningkatan Detak Jantung pada Mahasiswa Program Studi Keperawatan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Lambung Mangkurat | |
| PENGARANG | : | TITA AGUSTINA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-01-02 |
HUBUNGAN KONSUMSI KAFEIN DENGAN KEJADIAN PENINGKATAN DETAK JANTUNG PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI KEPERAWATAN FAKULTAS KEDOKTERAN DAN ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
Agustina, Tita
Latar Belakang: Tuntunan beban akademik tersebut mendorong mahasiswa untuk mengonsumsi minuman berkafein untuk meningkatkan kewaspadaan dan stamina dalam menghadapi tuntutan akademik yang tinggi. Peningkatan konsumsi kafein di kalangan muda ini banyak menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan salah satunya peningkatan detak jantung.
Tujuan: Untuk mengetahui hubungan konsumsi kafein dengan kejadian peningkatan detak jantung pada mahasiswa Program Studi Keperawatan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Lambung Mangkurat
Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional. Penelitian kuantitatif dilakukan meggunakan kuesioner kepada 68 mahasiswa keperawatan Universitas Lambung Mangkurat angkatan 2022, 2023, dan 2024 yang diambil melalui screening sampel dengan kriteria inklusi bersedia menjadikan sampel dalam penelitian dan mengonsumsi kafein rutin setiap harinya. Kriteria eksklusi berupa tidak hadir dalam pengambilan data, mengonsumsi obat yang mempengaruhi detak jantung, memiliki riwayat penyakit jantung, tidak dapat mengonsumsi kafein sama sekali, responden yang menjadi studi pendahuluan dan sampel uji validitas instrumen, mengalami stres, gangguan psikologis, dan sedang sakit. Konsumsi kafein diukur menggunakan kuesioner modifikasi konsumsi kafein dan detak jantung menggunakan pulse oxymeter. Analisis data yang digunakan adalah uji Fisher Exact.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan tidak adda hubungan antara konsumsi kafein dan kejadian peningkatan detak jantung pada mahasiswa Program Studi Keperawatan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Lambung Mangkurat (p-value = 1,000 > 0,05). Mayoritas responden konsumsi kafein adalah sedang (97%) dan detak jantung adalah normal 57,4%.
Diskusi: Konsumsi kafein tidak memiliki hubungan dengan kejadian peningkatan detak jantung. Peningkatan detak jantung kemungkinan banyak dipengaruhi oleh faktor lain seperti kondisi kesehatan, aktivitas, jenis kelamin, stres, dan lain sebagainya.
Kata Kunci: Konsumsi Kafein, Detak Jantung, Mahasiswa keperawatan
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI