DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Hubungan Personal Hygiene Dengan Kejadian Skabies Pada Santri Wustho Di Pondok Pesantren X Banjarbaru
PENGARANG:ADELIA NUR AZIZAH
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-01-02


Skabies masih menjadi masalah kesehatan yang tinggi di pondok pesantren Kota Banjarbaru. Kejadian ini dipengaruhi oleh faktor lingkungan, ekonomi rendah, kepadatan hunian, usia, pengetahuan, dan faktor personal hygiene yang buruk. Sebanyak 55% santri diketahui memiliki personal hygiene buruk. Oleh karena itu, penelitian ini diperlukan untuk mengetahui hubungan personal hygiene dengan kejadian skabies pada santri wustho di Pondok Pesantren X Banjarbaru. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan jumlah responden sebanyak 183 orang yang didapatkan dengan teknik simple random sampling. Analisis data pada penelitian ini meliputi analisis univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar santri memiliki personal hygiene dengan kategori baik (96,7%), namun angka kejadian skabies tetap tinggi, yaitu sebesar 73,2%. Berdasarkan hasil uji korelasi Spearman Rank menunjukkan tidak terdapat hubungan antara personal hygiene dengan kejadian skabies (p-value 0,714 > 0,05). Temuan ini mengindikasikan bahwa personal hygiene bukan satu-satunya faktor yang berperan dalam kejadian skabies, melainkan terdapat faktor lain yang lebih dominan seperti pengetahuan, kepadatan hunian, kebiasaan berbagi barang pribadi, dan ventilasi kamar, sehingga perlu pendekatan pencegahan yang lebih komprehensif di lingkungan pesantren. 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI