DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Hubungan Kelelahan Ibu Postpartum dengan Kejadian Postpartum Blues di RSD Idaman Kota Banjarbaru | |
| PENGARANG | : | NADA TSURAYA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-01-03 |
Latar belakang: Masa postpartum merupakan periode transisi kompleks ditandai dengan perubahan fisik dan psikologis yang dapat menimbulkan kelelahan. Kelelahan postpartum yang tidak tertangani dapat menyebabkan gangguan emosional salah satunya postpartum blues, yang dapat berdampak pada kesejahteraan ibu dan proses pengasuhan bayi.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan kelelahan ibu postpartum dengan kejadian postpartum blues di RSD Idaman Kota Banjarbaru.
Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain korelasional pada populasi 195 ibu postpartum di Poliklinik Kandungan dan Kebidanan RSD Idaman Kota Banjarbaru dan didapatkan sampel 66 responden dengan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan, yaitu Postpartum Fatigue Scale (PFS) dan Edinburgh Postnatal Depression Scale (EPDS) serta analisis data menggunakan uji korelasi Spearman Rank.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden mengalami kelelahan sedang sebanyak 60 orang (90,9%) dan tidak mengalami postpartum blues sebanyak 50 orang (75,8%). Hasil analisis korelasi Spearman Rank menunjukkan adanya hubungan signifikan kelelahan ibu postpartum dengan kejadian postpartum blues dengan p-value 0,01 (<0,1), kekuatan hubungan lemah dan arah positif (r = 0,313).
Diskusi: Kelelahan postpartum berkontribusi terhadap munculnya postpartum blues melalui faktor fisik dan psikologis seperti nyeri pasca persalinan, kurang istirahat, dan adaptasi terhadap peran baru. Maka diperlukan intervensi yang efektif dan efisien untuk mencegah kelelahan postpartum dan menurunkan risiko postpartum blues.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI