DIGITAL LIBRARY



JUDUL:ANALISIS CAKUPAN LAYANAN PERSAMPAHAN PADA SISTEM PENGUMPULAN “SURUNG SINTAK” DI KECAMATAN BANJARMASIN TENGAH KOTA BANJARMASIN
PENGARANG:LUTHFI DWIYANTI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-01-04


Sistem pengelolaan sampah di Kecamatan Banjarmasin Tengah Kota Banjarmasin masih menghadapi berbagai tantangan, terutama dalam menjangkau seluruh lapisan masyarakat secara merata. Salah satu upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Banjarmasin untuk mengatasi keterbatasan Tempat Penampungan Sementara (TPS) adalah penerapan sistem pengumpulan “Surung Sintak”, yaitu metode pengelolaan sampah dengan pola pengangkutan langsung dari rumah ke rumah (kumpul–angkut–buang). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi cakupan layanan sistem pengumpulan “Surung Sintak” serta menganalisis tingkat Willingness to Pay (WTP) masyarakat terhadap layanan tersebut di Kecamatan Banjarmasin Tengah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan lokasi penelitian di Kelurahan Melayu dan Kelurahan Mawar. Data diperoleh melalui observasi lapangan, pemetaan cakupan layanan per petugas, serta wawancara terbuka kepada masyarakat yang menggunakan layanan “Surung Sintak”. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cakupan layanan “Surung Sintak” masih terbatas. Di Kelurahan Melayu, layanan hanya mencakup 328 rumah, sedangkan di Kelurahan Mawar cakupan layanan hanya mencapai 130 rumah. Keterbatasan ini dipengaruhi oleh kondisi fisik wilayah serta perilaku masyarakat, seperti kebiasaan membuang sampah langsung ke truk kompaktor, pemanfaatan TPS terdekat, dan masih adanya praktik pembuangan sampah ke sungai. Hasil analisis WTP menunjukkan bahwa tingkat kesediaan membayar masyarakat tergolong tinggi. Di Kelurahan Melayu, sebesar 91,03% responden menyatakan bersedia hingga sangat bersedia membayar retribusi sampah, sedangkan di Kelurahan Mawar sebesar 75,44%. Kesediaan membayar dipengaruhi oleh kepuasan terhadap kualitas layanan dan biaya yang dianggap wajar, namun bersifat sensitif terhadap kenaikan tarif. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan pengelolaan retribusi yang proporsional serta peningkatan edukasi dan transparansi dalam sistem pengelolaan sampah kota.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI