DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | ANGKA KEJADIAN OSTEOPOROSIS PADA PASIEN ARTRITIS REUMATOID DI RSUD ULIN BANJARMASIN PERIODE AGUSTUS-SEPTEMBER 2025 | |
| PENGARANG | : | AKBARRA DAVENDRA PRIYANTO | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-01-05 |
Artritis reumatoid (AR) merupakan penyakit autoimun inflamasi kronis yang menyebabkan kerusakan sendi dan komplikasi sistemik seperti osteoporosis. Peradangan berkelanjutan pada AR memicu peningkatan aktivitas osteoklas melalui sitokin proinflamasi dan jalur RANKL sehingga menurunkan bone mineral density (BMD). Osteoporosis pada pasien AR dapat meningkatkan risiko fraktur, disabilitas, serta penurunan kualitas hidup. Penelitian ini bertujuan mengetahui angka kejadian osteoporosis pada pasien AR di RSUD Ulin Banjarmasin dan menggambarkan karakteristik pasien berdasarkan usia, jenis kelamin, indeks massa tubuh (IMT), riwayat aktivitas penyakit, dan riwayat penyakit metabolik. Penelitian ini menggunakan desain observasional deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Sampel diperoleh dengan teknik total sampling pada pasien AR yang melakukan kunjungan ke Poli Reumatologi dan memiliki riwayat pemeriksaan BMD selama Agustus–September 2025. Sebanyak 20 pasien memenuhi kriteria inklusi, dengan 14 pasien (70%) mengalami osteoporosis berdasarkan interpretasi DXA. Seluruh pasien osteoporosis berjenis kelamin perempuan (100%). Rerata usia adalah 57,86 ± 14,48 tahun. Mayoritas pasien memiliki IMT normal (71%), riwayat aktivitas penyakit kategori rendah (50%), dan tidak memiliki riwayat penyakit metabolik (64%). Penelitian ini menunjukkan bahwa osteoporosis banyak ditemukan pada pasien AR, terutama pada perempuan usia pertengahan hingga lanjut. Deteksi dini dan upaya pencegahan sangat diperlukan untuk mengurangi risiko fraktur.
Kata-kata kunci: artritis reumatoid, osteoporosis, bone mineral density
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI