DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | HUBUNGAN TINGKAT STRES DENGAN GEJALA GASTRITIS PADA MAHASISWA TINGKAT PERTAMA (PROGRAM STUDI KEPERAWATAN FAKULTAS KEDOKTERAN DAN ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT) | |
| PENGARANG | : | M.HARRISFADILLAH | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-01-05 |
Latar Belakang: Mahasiswa tingkat pertama menghadapi berbagai tuntutan dan penyesuaian dalam lingkungan akademik yang baru, seperti perubahan metode pembelajaran, beban akademik, serta tuntutan pencapaian prestasi. Kondisi tersebut dapat memicu stres akademik apabila tidak dikelola dengan baik. Stres yang berkepanjangan berpotensi memengaruhi kondisi fisik, termasuk sistem pencernaan, sehingga sering dikaitkan dengan munculnya gejala gastritis. Oleh karena itu, penelitian ini penting dilakukan untuk mengkaji hubungan antara tingkat stres dengan gejala gastritis pada mahasiswa tingkat pertama. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat stres dengan gejala gastritis pada mahasiswa tingkat pertama Program Studi Keperawatan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Lambung Mangkurat. Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan teknik purposive sampling. Sampel penelitian terdiri dari 58 mahasiswa tingkat pertama. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner Educational Stress Scale for Adolescents (ESSA) untuk mengukur tingkat stres dan kuesioner gejala gastritis untuk menilai gejala gastritis. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman Rank. Hasil: Hasil analisis menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat stres dengan gejala gastritis pada mahasiswa tingkat pertama, dengan nilai p = 0,804 (p > 0,05) dan koefisien korelasi r = −0,033, yang menunjukkan hubungan sangat lemah dengan arah negatif. Diskusi: Tingkat stres tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan gejala gastritis pada mahasiswa tingkat pertama. Gejala gastritis yang muncul diduga lebih dipengaruhi oleh faktor lain, seperti pola dan frekuensi makan dibandingkan faktor stres.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI