DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Korelasi Kadar Albumin dan Hemoglobin pada Pasien Penyakit Ginjal Kronis yang Menjalani Hemodialisis Rutin
PENGARANG:CECILLIA OCTA WIJAYA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-01-05


Penyakit ginjal kronis (PGK) merupakan kondisi klinis yang ditandai dengan penurunan fungsi ginjal secara progresif dan irreversible dalam jangka waktu lebih dari tiga bulan, dengan penurunan laju filtrasi glomerulus <60 mL/min/1,73 m2. Hemodialisis perlu dilakukan pada pasien dengan penyakit ginjal kronis stadium lima. Pasien PGK yang menjalani hemodialisis rutin sering mengalami berbagai komplikasi, seperti anemia. Penurunan kadar hemoglobin pada pasien hemodialisis dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya kadar albumin. Albumin berperan penting dalam menjaga tekanan onkotik plasma dan transportasi zat yang dibutuhkan untuk pembentukan eritrosit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya korelasi antara kadar albumin dan hemoglobin pada pasien penyakit ginjal kronis yang menjalani hemodialisis rutin di RSUD Ulin Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Jumlah sampel penelitian adalah 37. Analisis hubungan antara kedua variabel dilakukan menggunakan uji spearman. Hasil analisis didapatkan nilai r=-0.021 dan p=0.9. Hal ini menunjukkan bahwa tidak terdapat korelasi antara kadar albumin dan hemoglobin pada pasien PGK yang menjalani hemodialisis rutin.

Kata-kata kunci: penyakit ginjal kronik, hemodialisis, albumin, hemoglobin.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI