DIGITAL LIBRARY



JUDUL:HUBUNGAN POLA MAKAN DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA MASYARAKAT PINGGIRAN SUNGAI MARTAPURA (Studi di Desa Sungai Rangas Wilayah Kerja Puskesmas Martapura Barat Kab. Banjar)
PENGARANG:NAJWA INDIRA ISLAM
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-01-06


Latar Belakang: Hipertensi merupakan masalah kesehatan yang sering dikaitkan dengan pola makan yang kurang sehat, terutama konsumsi makanan tinggi garam dan lemak yang umum pada masyarakat pinggiran sungai. Kondisi ini menunjukkan pentingnya meneliti hubungan pola makan terhadap kejadian hipertensi agar pencegahan dapat dilakukan secara lebih efektif.

Tujuan: Menganalisis hubungan pola makan dengan kejadian hipertensi pada masyarakat di area pinggiran Sungai Martapura desa Sungai Rangas wilayah Kerja Puskesmas Martapura Barat.

Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan teknik total sampling pada 69 responden berusia ≥18 tahun. Pola makan diukur menggunakan kuesioner terstruktur, sedangkan tekanan darah diukur menggunakan sphygmomanometer digital terkalibrasi. Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman.

Hasil: Mayoritas responden memiliki pola makan baik (53,6%), namun sebagian besar mengalami hipertensi (88,4%). Uji Spearman menunjukkan adanya hubungan signifikan antara pola makan dan hipertensi (p = 0,042) dengan kekuatan korelasi lemah dan arah positif (r = 0,246).

Diskusi: Pola makan berperan terhadap terjadinya hipertensi, meskipun kejadian hipertensi juga dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor lain. Sehingga pencegahan hipertensi perlu difokuskan pada edukasi pola makan sehat yang rendah natrium dan lemak serta pengendalian faktor risiko lain seperti aktivitas fisik, kebiasaan merokok, stres, dan obesitas.

Kata Kunci: Pola Makan, Hipertensi, Masyarakat Pinggiran Sungai.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI