DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN TERHADAP PERILAKU DETEKSI DINI RISIKO PENYAKIT JANTUNG KORONER DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MARTAPURA 1 | |
| PENGARANG | : | CITRA HAFIZ MAHARDIKA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-01-06 |
Latar Belakang: Penyakit jantung koroner (PJK) merupakan salah satu penyebab utama kematian di dunia dan Indonesia yang terjadi akibat suplai oksigen ke jantung terhambat karena penyempitan atau penyumbatan pembuluh darah koroner. Deteksi dini terhadap risiko PJK menjadi langkah penting dalam pencegahan untuk menekan tingkat morbiditas dan mortalitas.
Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan terhadap perilaku deteksi dini risiko penyakit jantung koroner di Wilayah Kerja Puskesmas Martapura 1.
Metode Penelitian: Penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional pada 91 responden berdasarkan kriteria inklusi, dengan variabel tingkat pengetahuan dan perilaku deteksi dini risiko PJK. Data dikumpulkan menggunakan instrumen HDFQ dan kuesioner Test Practice. Analisis hubungan antar variabel dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman.
Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan uji Spearman diperoleh p-value = 0,001 (<0,05) dengan koefisien korelasi (r) = 0,527 yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dengan perilaku deteksi dini risiko PJK, dengan kekuatan hubungan kategori cukup dan arah hubungan positif.
Pembahasan: Semakin baik pengetahuan seseorang mengenai PJK maka semakin baik perilaku deteksi dini yang dilakukan. Temuan terlihat dari kebiasaan responden melakukan pemeriksaan kesehatan dan menjaga gaya hidup. Peningkatan pengetahuan secara berkelanjutan penting untuk menurunkan risiko PJK.
Kata Kunci: Penyakit Jantung Koroner, Perilaku Deteksi Dini, Tingkat Pengetahuan
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI