DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Pengaruh Video Edukasi Bahasa Banjar Terhadap Tingkat Pengetahuan Manajemen Diri Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 | |
| PENGARANG | : | LITTA PARAMITHA PRAMESWARI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-01-07 |
Latar Belakang: Diabetes Melitus tipe 2 membutuhkan manajemen diri yang optimal, dan edukasi berbasis budaya menjadi strategi penting untuk meningkatkan pemahaman pasien. Video edukasi berbahasa Banjar berpotensi meningkatkan pengetahuan karena menggunakan bahasa yang dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat.
Tujuan: Mengetahui pengaruh video edukasi Bahasa Banjar terhadap tingkat pengetahuan manajemen diri penderita Diabetes Melitus tipe 2.
Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi-experimental dengan pendekatan pretest–posttest pada kelompok kontrol dan perlakuan. Sebanyak 60 responden dibagi menjadi dua kelompok masing-masing 30 orang. Kelompok perlakuan mendapatkan video edukasi berbahasa Banjar, sedangkan kelompok kontrol tidak menerima intervensi. Pengukuran pengetahuan dilakukan menggunakan kuesioner valid dan reliabel, kemudian dianalisis menggunakan Wilcoxon dan Mann–Whitney.
Hasil: Tidak terdapat perubahan signifikan pada kelompok kontrol (p = 0,112). Pada kelompok perlakuan terdapat peningkatan pengetahuan yang signifikan (p = 0,000). Uji Mann–Whitney menunjukkan perbedaan signifikan antara kedua kelompok baik pada pretest (p = 0,000) maupun posttest (p = 0,000).
Pembahasan: Video edukasi Bahasa Banjar efektif meningkatkan pengetahuan manajemen diri diabetes karena penyampaian informasi sesuai bahasa dan budaya lokal. Disarankan penelitian lanjutan menilai dampak perubahan perilaku, kontrol gula darah, dan pemantauan jangka panjang
Kata Kunci: Video Edukasi, Bahasa Banjar, Pengetahuan, Manajemen Diri, Diabetes Melitus Tipe 2.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI