DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Hubungan Pola Asuh Ibu dengan Kejadian Stunting pada Balita Usia 24-59 Bulan
PENGARANG:KHAIRUNNISA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-01-07


Latar belakang: Pola asuh ibu berperan penting dalam tumbuh kembang balita karena memengaruhi praktik pemberian makan, perawatan kesehatan, dan pemenuhan kebutuhan dasar anak. Data oleh WHO pada tahun 2022 menunjukkan bahwa ada 22,3% balita di seluruh dunia menderita stunting.

Tujuan: Untuk mengetahui hubungan pola asuh ibu dengan kejadian stunting pada balita usia 24-59 bulan di desa Pasar Jati.

Metode: Penelitian kuantitatif dilakukan menggunakan kuesioner kepada 47 responden dengan teknik total sampling di Desa Pasar Jati dengan analisa data menggunakan uji univariat dan bivariat.

Hasil: Hasil penelitian didapatkan kecenderungan pola asuh ibu di Desa Pasar Jati yaitu tipe demokratis sebanyak 46 (97,9%) dan balita stunting terbanyak pada kategori stunted sebanyak 42 balita (89,4%). Hasil analisis dengan metode Chi-Square didapatkan bahwa tidak terdapat hubungan pola asuh ibu dengan kejadian stunting pada balita usia 24-59 bulan dengan p-value sebesar 0,727 (p>0,05).

Pembahasan: Ibu balita mengerti akan pola asuh baik kepada anak namun faktor lain seperti sanitasi lingkungan, penyakit  infeksi, pola pemberian makan yang belum sesuai, dan sosial ekonomi orang tua sehingga perlu pemenuhan gizi anak sejak masa kehamilan hingga balita, menjaga kebersihan dan sanitasi lingkungan, serta aktif memanfaatkan layanan kesehatan seperti posyandu untuk pemantauan pertumbuhan anak secara rutin.

 

Kata kunci: Pola Asuh, Stunting, Balita

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI