DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Uji Sitotoksik Fraksi N-Heksan Ekstrak Kulit Buah Limau Kuit (Citrus amblycarpa Hassk) Terhadap Sel Kanker Payudara T47D In Vitro | |
| PENGARANG | : | RISCA AMALIA PUTRI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-01-09 |
Kanker payudara merupakan masalah kesehatan global dengan prevalensi yang terus meningkat, sedangkan terapi konvensional sering menimbulkan efek samping yang signifikan. Oleh karena itu, penelitian terhadap bahan alam sebagai agen antikanker, seperti Limau kuit (Citrus amblycarpa Hassk), tanaman khas Kalimantan Selatan, terus dikembangkan untuk memperoleh alternatif terapi yang lebih aman dan efektif. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis viabilitas sel kanker payudara T47D setelah perlakuan dengan berbagai konsentrasi fraksi n-heksan ekstrak kulit buah limau kuit, serta menentukan aktivitas sitotoksiknya berdasarkan nilai IC50 menggunakan metode MTT assay. Penelitian ini menggunakan True experimental design dengan posttest with control group design. Fraksi n-heksan diperoleh dengan cara fraksinasi padat-cair terhadap ekstrak etanol 70% kulit buah limau kuit. Uji sitotoksisitas dilakukan pada sel kanker payudara T47D dengan sepuluh konsentrasi bertingkat fraksi n-heksan (900-1,758µg/mL). Aktivitas sitotoksik ditentukan berdasarkan persentase viabilitas sel, dan nilai IC50 yang dihitung menggunakan analisis regresi linier. Hasil penelitian menunjukkanbahwa fraksi n-heksan ekstrak kulit buah limau kuit memberikan efek sitotoksikterhadap sel kanker payudara T47D dengan pola dose-dependent response. IC50 fraksi n-heksan diperoleh sebesar 49,50 µg/mL, yang termasuk dalam kategorisitotoksik sedang-aktif menurut klasifikasi NCI.
Kata-kata kunci:Citrus amblycarpa, fraksi n-heksan, T47D, MTT assay,
antikanker alami.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI