DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Fashion Sebagai Representasi Identitas Diri Pada Mahasiswi FISIP Universitas Lambung Mangkurat
PENGARANG:ANITA GRACE NAPITUPULU
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-01-12


Anita Grace Napitupulu, 2025. Prodi Sosiologi. Fashion Sebagai Representasi Identitas Diri Pada Mahasiswi FISIP Universitas Lambung Mangkurat (Dibimbing oleh Siti Zulaikha).

 

            Penelitian ini mengkaji fenomena penggunaan fashion sebagai alat representasi identitas diri di kalangan mahasiswi FISIP Universitas Lambung Mangkurat. Latar belakang penelitian ini adalah peran media sosial yang masif dalam menyebarkan tren fashion dan lingkungan sosial kampus FISIP yang dinamis, yang memberikan ruang bagi mahasiswi untuk mengekspresikan diri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana fashion digunakan oleh mahasiswi FISIP ULM untuk merepresentasikan identitas diri serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi pilihan gaya berpakaian mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian fenomenologi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap delapan informan mahasiswi aktif FISIP ULM yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis data Miles dan Huberman (reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan) serta dibedah menggunakan Teori Representasi Stuart Hall untuk memahami proses encoding dan decoding makna di balik pilihan fashion.

 

            Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswi FISIP ULM secara aktif menggunakan fashion sebagai strategi komunikasi non-verbal untuk mengkonstruksi dan menampilkan identitas diri. Representasi ini diwujudkan melalui pilihan gaya spesifik (seperti Earth Tone untuk citra tenang, warna cerah untuk citra ceria, atau Korean style untuk citra rapi) guna membangun kesan pertama (first impression) dan citra sosial yang diinginkan. Fashion juga terbukti memiliki hubungan erat dengan peningkatan kepercayaan diri dan dipengaruhi oleh transisi dari aturan seragam SMA ke kebebasan berekspresi di kampus. Faktor utama yang mempengaruhi pilihan gaya mereka teridentifikasi menjadi tiga: (1) inspirasi tren dari media sosial (Instagram, TikTok, Pinterest) yang diinterpretasi secara negosiasi, (2) lingkungan sosial kampus FISIP yang dianggap fashionable, dan (3) faktor internal seperti kenyamanan, mood, dan preferensi personal.

Kata Kunci: Fashion, Identitas Diri, Representasi, Mahasiswi FISIP

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI